Berita

ilustrasi/net

Komnas KDM Akan Gelar Aksi Damai untuk Peringati Dua Tahun Kudeta Berdarah di Mesir

SENIN, 06 JULI 2015 | 08:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dua tahun silam, tepatnya 3 Juli 2013, kekuatan militer yang dipimpin Jenderal As Sisi menggulingkan Presiden Mesir terpilih, Muhammad Mursi. Kudeta dilakukan dengan berkedok stabilitas Mesir dan pemulihan ekonomi.

"Dua tahun sudah Rezim Kudeta ini berkuasa dan semakin menodai kemanusiaan, hak-hak asasi manusia dan demokrasi di Mesir," kata Sekretaris Jenderal Komite Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi di Mesir (Komnas KDM), Suhartono, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 6/7).

Hal ini, ungkap Suhartono, yang mendorong Komnas KMD dan Solidaritas Pelajar dan Mahasiswa untuk Kemanusiaan beserta elemen masyarakat lainnya menggelar Aksi Damai Peringatan 2 Tahun Kudeta Berdarah di Mesir. Aksi ini akan dilakukan di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Mesir Jalan Teuku Umar Menteng Jakarta Pusat, hari ini.


Masih menurut Suhartono, ini bukan masalah dukungan personal terhadap sosok Mursi, tapi Komnas KDM ingin mengajak dunia untuk melihat Mursi sebagai produk proses demokrasi yang sah.

"Siapa pun ia, baik Mursi atau yang lainnya, jika terpilih melalui kotak suara maka kita harus fair dan legowo menghormatinya," demikian Suhartono. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya