Berita

hs dillon/net

HS Dillon: Bambang Brodjonegoro Kerja Keras Sendirian, Sofyan Djalil Pantas Jadi Menteri BUMN

MINGGU, 05 JULI 2015 | 23:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tim ekonomi pemerintah harus diisi oleh tokoh-tokoh yang memiliki kemampuan mewujudkan Trisakti dan Nawacita serta di saat bersamaan berpihak pada rakyat.

Demikian disampaikan tokoh nasional HS Dillon dalam perbincangan dengan redaksi Minggu siang (5/7) terkait isu reshuffle.

Menurut pakar pangan dan pertanian itu, tim ekonomi yang sekarang tidak fokus dan tidak memiliki program pembangunan jangka panjang yang mendasar.


"Bambang Brodjonegoro (Menteri Keuangan) sudah bekerja keras. Tapi kan di tim ekonomi bukan dia sendiri. Yang kurang saat ini adalah kebijakan di level Menko Perekonomian," kata Dillon.

Bahkan ada menteri ekonomi yang terlihat jalan sendiri. Misalnya Menteri BUMN Rini Soemarno.

Menurut Dillon, Rini Soemarno punya agenda terselubung dengan menempatkan orang-orang dia di lingkungan BUMN. Artinya, meskipun nanti Rini diganti tetapi dia sudah memiliki jaringan di kalangan perbankan nasional.

Menko Perekonomian Sofyan Djalil, tambah Dillon, tidak memiliki kapasitas yang pas di posisi tersebut. Sofyan Djalil tampaknya lebih cocok jadi Menteri BUMN.

Dalam kesempatan yang sama, HS Dillon mengatakan sosok Rizal Ramli pantas menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menko Perekonomian.

"Rizal Ramli klop dengan Bambang Brodjonegoro. Keduanya sosok pekerja keras," kata dia lagi.

"Saya melihat Rizal dan Bambang lihai dan punya terebosan-terobosan, dan akan bisa mewujudkan keinginan Presiden Jokowi seperti dalam Nawacita dan Trisakti," demikian Dillon. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya