Berita

setya novanto/net

KEPEMIMPINAN KNPI

Setya Novanto Rusak Soliditas Pemuda Indonesia!

SABTU, 04 JULI 2015 | 19:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kehadiran Ketua DPR Setya Novanto dalam acara pelantikan dan Rakernas Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ilegal pimpinan Fadh A Rafiq benar-benar sudah membuat pemuda Indonesia terpecahbelah dan merusak soliditas pemuda.

"Tindakan Ketua DPR RI tersebut layak kita katakan sebagai tindakan yang tidak terpuji dan merusak persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia," kata Ketua Bidang Keamanan DPP KNPI, Muhammad Arfan Chaniago, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 4/7).

Dengan dasar itu, Arfan juga mendesak kepada DPP Partai Golkar untuk mencopot Setya Novanto karena tidak pantas lagi menjadi Ketua DPR RI yang mewakili 250 Juta Penduduk Indonesia dengan mentalitas pemecahbelah persatuan Pemuda. Dan DPP KNPI akan akan melaporkan tindakan tercela Setya Novanto kepada Badan Kehormatan DPR.


"Dalam waktu dekat kami juga akan membuat surat terbuka di media massa atas tindakan tersebut, sehingga publik mengetahui seperti apa sosok Ketua DPR RI yang mewakili 250 juta rakyat Indonesia," ungkap Arfan.

Arfan mengingatkan, secara Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), KNPI telah melaksanakan Kongres Pemuda/KNPI XIV di Jayapura-Papua pada bulan Februari 2015 lalu. Hasil Kongres ini terpilih Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus, dan kepengurusan lengkap DPP KNPI Periode 2015-2018 telah dilantik di hadapan Menteri Pemuda Dan Olahraga, serta dihadiri oleh Menteri Sosial, Deputi VI Menkopolhukam, Deputi III BIN, Perwakilan Panglima TNI, Perwakilan Kapolri, Pendiri dan para mantan Ketua Umum DPP KNPI seperti Akbar Tandjung, Abdullah Puteh, Didit Haryadi serta tokoh-tokoh, pimpinan partai politik dan pimpinan OKP, serta DPD KNPI Provinsi seluruh Indonesia.

Atas dasar Hasil Kongres Pemuda itu, Kementerian Hukum dan HAM melalui Dirjend AHU, telah menerbitkan pengesahan atas Putusan Kongres dan Kepengurusan DPP KNPI bersarkan UU Keormasan. Legalitas lainnya, Hak Cipta atas Logo dan Nama KNPI juga telah dimiliki oleh Kepengurusan DPP KNPI di bawah pimpinan Muhammad Rifai Darus sebagai Ketua Umum dan Sirajuddin Abdul Wahab sebagai Sekretaris Jenderal.

"Seyogyanya Ketua DPR RI mengetahui kronologis hukum dan tata aturan organisasi, bukannya Ketua DPR menjadi alat pemecahbelah dan merusak nilai-nilai persatuan Pemuda karena KNPI merupakan organ strategis yang memiliki kontribusi terhadap pembangunan bangsa," demikian Arfan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya