Berita

Nayawan Persada/net

Tiga Jenderal Paling Berpeluang Jadi KSAD

KAMIS, 02 JULI 2015 | 06:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejumlah jenderal di TNI AD berpeluang menggantikan posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo yang sudah disetujui DPR menjadi Panglima TNI.

"Sudah menjadi kebiasaan jabatan KSAD diajukan ke Pati bintang tiga di TNI AD (pangkat Letjen). Saat ini, di TNI AD, Pati bintang tiga aktif ada tujuh orang yang berasal dari lulusan Akmil 1981 sampai Akmil 1984," ujar pemerhati militer, Nayawan Persada kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/7).

Tujuh Pati bintang tiga di TNI AD tersebut yakni Letjen Waris (Sekjen Wantannas-Akmil 1981); Letjen Loedwijk F. Paulus (Dankodiklat AD-Akmil 1981); Letjen Sonny Widjaja (Dansesko TNI-Akmil 1982); Letjen Syafril Mahyudin (Irjen TNI-Akmil 1982);


Kemudian, Letjen M. Munir (Wakasad-Akmil 1983); Letjen Mulyono (Pangkostrad-Akmil 1983); dan terakhir Letjen R. Ediwan Prabowo (Sekjen Kemhan-Akmil 1984).

Namun demikian, Nayawan melihat dari tujuh orang itu hanya tiga orang yang berpeluang kuat diangkat oleh Presiden Jokowi menjadi Komandan Mabesad ke-31. Mereka adalah Munir, Mulyono, dan Ediwan.

"Biasanya calon KSAD akan diajukan ke Pati bintang tiga AD yang masa pensiunnya lebih dari satu tahun. Nah, hanya tiga nama itu yang memenuhi. Letjen Loedwijk akan pensiun di bulan Juli 2015, Waris di akhir tahun 2015, Sonny di awal tahun 2016, dan Syafril pensiun di bulan April 2016," papar Nayawan yang alumni Ilmu Politik FISIP UI.

Berdasarkan tahun kelulusan dari Akmil, Munir dan Mulyono lebih senior yakni lulus Akmil tahun 1983.

Namun bila dilihat dari sisi usia dan masa pensiun di TNI, Munir lebih tua dan akan pensiun di bulan Oktober tahun 2016, Mulyono pensiun di awal Januari 2019, adapun Ediwan baru pensiun di bulan Oktober 2019.

"Jadi jika dilihat dari masa pensiun, mereka pantas menjadi KSAD karena masa pensiun mereka yang masih lama. Selain itu, mereka juga pernah merasakan duduk di posisi Kotama TNI. Selain pernah menjadi PangdamIII/Siliwangi, Munir juga pernah menjabat Pangkostrad. Mulyono pernah menjabat Pangdam Jaya, dan bahkan kini dia menjabat Pangkostrad. Adapun Ediwan merupakan mantan Pangdam V/Brawijaya," papar Nayawan.

Nayawan melihat kemungkinan yang diangkat menjadi KSAD selain nama Munir, Mulyono dan Ediwan sangat tipis. Kecuali, Presiden Jokowi menggunakan hak prerogatifnya.

"Seperti kasus pengangkatan Marsekal Agus Supriatna sebagai KSAU. Agus yang dari bintang dua kemudian hanya dua hari berpangkat bintang tiga dan setelah itu naik menjadi KSAU," imbuh Nayawan.

Diantara Munir, Mulyono, dan Ediwan siapakah yang paling berpeluang dipilih Presiden Jokowi? Analisa Nayawan Persada akan ditampilkan redaksi dalam berita selanjutnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya