Berita

ilustrasi/net

PILKADA BASEL

Pemilih Diimbau Jeli Pilih Pemimpin

SENIN, 29 JUNI 2015 | 21:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Masyarakat Bangka Selatan (Basel) diimbau untuk jeli dan teliti dalam menentukan calon pemimpin lima tahun ke depan.

"Rakyat harus memilih pemimpin yang benar-benar bersih, pemimpin yang bisa memajukan Basel," ujar aktivis muda yang konsen dengan kemajuan Basel, Toni Kodri Masaha, dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (29/6).

Dia mengingatkan masyarakat yang memiliki hak pilih pada Pilkada Basel agar jangan mau terbeli suaranya. Dalam menentukan pemimpin, masyarakat jangan mau terhipnotis, hanya terpesona pada tampilan luar sang calon.


"Sebaliknya, rakyat harus jeli memilih yang benar-benar layak dan pantas untuk memimpin. Salah dalam memilih akan berdampak lima tahun yang akan datang," kata Ketua Majelis Zikir Siliwangi Bogor itu.

Menurut dia tidak ada persoalan apakah pemimpin Basel nanti harus tua atau muda. Terpenting adalah apakah dia memiliki kemampuan memimpin dan mampu mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinannya tersebut.

Kriteria lainnya, pemimpin yang dipilih kedepan haruslah orang yang memiliki basis nilai spiritual yang bagus. Hal ini penting supaya tidak terjadi korupsi, kolusi, nepotisme, kerusakan, ketidakadilan dan lain-lain.

"Baru bicara kekuatan yang berikutnya yaitu kekuatan rakyat. Yang dipilih bukan hanya bicara orangnya yang berkualitas tapi adalah orang-orangnya juga bisa diterima oleh rakyat, yang mempunyai kekuatan rakyat. Dan kita ingin rakyat jangan memilihnya seperti memilih kucing dalam karung tapi harus memilih secara objective," tukas Tony yang pada Kamis pekan lalu mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Basel di Sekretariat Koalisi Junjung Besaoh.[dem]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya