Berita

Kaltara Incaran Tujuan Transmigrasi 2015

SENIN, 29 JUNI 2015 | 19:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi akan memberangkatkan transmigrasi tahun 2015 pada triwulan IV atau bulan Oktober mendatang. Daerah yang banyak diminati masyarakat dengan tujuan wilayah Kalimatan Utara (Kaltara).  

"Masyarakat yang mau transmigrasi ini adalah masyarakat cerdas yang siap maju. Ayo terus mempersiapkan diri dengan mengasah skill yang bermanfaat di daerah tujuan," ujar Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar kepada wartawan, Senin (29/6).

Menteri Marwan mengapresiasi sikap pro aktif kabupaten dan kota dalam mengikuti program transmigrasi ini. Misalnya Pemerintah Kota Yogyakarta yang sudah menandatangani kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Untuk tahap awal Yogyakarta akan memberangkatkan 15 kepala keluarga (KK) ke Bulungan.


"Bulungan sebagai penerima transmigrasi telah menyiapkan lokasi dan lahan yang sangat bagus untuk dikembangkan. Para transmigran akan mendapat fasilitas rumah dan lahan pertanian sekitar 1,5 hektar, bahkan biaya hidupnya akan dijamin selama dua tahun dan secara bertahap dilepas hingga mampu hidup mandiri," ujar Menteri Marwan.

Selain Yogyakarta, masyarakat Jawa Tengah juga berjubel ingin ikut transmigrasi. Namun pada tahap awal yang diberangkatkan sebanyak 100 KK dengan tujuan Kalimantan Utara.

Total masyarakat di Pulau Jawa yang telah siap berangkat pada tahap awal ini sekitar 345 keluarga dan Kaltara menjadi salah satu primadona transmigrasi karena termasuk kawasan luas dengan penduduk yang sedikit.

"Kesuburan tanah di wilayah Kaltara tidak perlu diragukan. Banyak sumber daya alam terpendam di daerah itu," jelas Marwan.

Secara umum, ada sekitar 144 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Namun yang sedang digenjot saat ini adalah wilayah perbatasan maupun kawasan yang dekat dengan perbatasan. Ini sesuai Nawa Cita ketiga, membangun Indonesia dari pinggiran, yakni, perbatasan dan kampung-kampung.

Transmigran akan disiapkan lahan perkebunan dan pertanian. Baik tanaman perkebunan seperti sawit dan karet, maupun tanaman pertanian seperti jagung, padi, dan tanaman lain yang sesuai dengan kondisi tanah.

"Kita juga akan promosikan terus daerah transmigrasi ini sehingga investor bisa masuk untuk ikut berkembang bersama masyarakat di wilayah transmigrasi," ujar Menteri Marwan.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya