Dari ciri-ciri yang disampaikan politisi PDI Perjuangan, menteri yang menghina Presiden Jokowi mengarah pada sosok Menteri BUMN Rini Soemarno.
Masinton Pasaribu membeberkan menteri yang menghina Presiden adalah menteri perempuan, bukan dari partai politik dan bergerak di bawah koordinasi bidang perekonomian.
Menanggapi hal itu, Menteri Rini Soemarno merasa heran. Rini mengaku dirinya kerap dijadikan sebagai sasaran tembak oleh kader Banteng.
Terlepas dari sikap politisi PDIP yang tidak mau menyebut nama dan bantahan Menteri Rini, beredar luas pesan elektronik berisi transkip rekaman penghinaan terhadap Presiden Jokowi itu.
Rekaman penghinaan terhadap Presiden Jokowi dilakukan oleh Menteri Rini Seomarno pada 3 Juni lalu dalam sebuah pembicaraan.
Di dalam pesan yang beredar, si penyebar pesan mengatakan hasil rekaman suara si menteri sudah diserahkan ke petinggi PDIP.
Redaksi memperoleh transkip rekaman pembicaraan yang diklaim sebagai pernyataan Menteri Rini yang menghina Presiden Jokowi itu. Berikut lengkapnya;
"Kalau memang saya hrs dicopot, silakan! Yg penting presiden bisa tunjukan apa kesalahan saya dan jelaskan bahwa atas kesalahan itu, saya pantas di copot!
Belum tentu juga Presiden ngerti, apa tugas saya. Wong! Presiden JUGA NGGAK NGERTI APA-APA."Redaksi melakukan klarifikasi kepada para pihak terkait dalam berita, untuk memastikan kebernarannya. Klarifikasi akan ditampilkan dalam berita selanjutnya.
[dem]