Berita

Adang Sudrajat

Hidayat Nur Wahid Lantik Anggota Baru MPR Adang Sudrajat

SENIN, 29 JUNI 2015 | 12:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid melantik dan mengambil sumpah Dr. H. Adang Sudrajat, MM, AV, sebagai anggota pengganti antar waktu MPR RI masa jabatan 2014-2019. Ia menggantikan H. Ma'mur Hasanuddin, MA yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Anggota pengganti antar waktu (PAW) MPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menjadi anggota berdasarkan Keppres No. 47/P Tahun 2015 tanggal 25 Mei 2015. Almarhum H. Ma'mur Hasanuddin adalah anggota MPR dari daerah pemilihan Jawa Barat II. Sementara Adang Sudrajat merupakan pendapat suara terbanyak kedua setelah Ma'mur Hasanuddin di Dapil Jawa Barat II.

Dalam pesannya kepada anggota PAW Adang Sudrajat, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan kehadiran Adang Sudrajat sebagai dokter tentu akan menyehatkan anggota MPR lainnya.


Hidayat mengingatkan akan tugas-tugas MPR yang tidak ringan sesuai dengan UU No. 42 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.

"Tugas MPR antara lain memasyarakatkan Ketetapan MPR, memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta melakukan kajian terkait sistem ketatanegaraan dan penyerapan aspirasi yang berkembang di masyarakat," jelas Hidayat di Ruang Delegasi Gedung Nusantara IV, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 29/6).

Sebagai anggota MPR, lanjut Hidayat, tugas yang paling penting adalah melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR.

"Tentu ini akan membuat MPR yang memang bukan lagi sebagai lembaga tertinggi tapi membuat MPR menjadi lembaga yang dihormati," katanya.

Hadir dalam pelantikan ini Wakil Ketua MPR Mahyudin dan pimpinan fraksi di MPR di antaranya Soenmanjaya (Ketua Fraksi PKS MPR), serta jajaran Sekretariat Jenderal MPR. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya