Berita

prita kemal gani/rmol

EXPO MILANO 2015

Prita Kemal Gani: PR Berperan Populerkan Makanan Nusantara

SENIN, 29 JUNI 2015 | 00:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Public relations memiliki peran penting dalam mempopulerkan makanan khas suatù daerah atau negara sehingga lebih dikenal masyarakat dunia.

Di sisi lain, tanpa sadar generasi muda juga menjalankan peran PR kuliner tersebut. Generasi muda yang akrab dengan media sosial, dengan mudah dan murah memginformasikan kepada penduduk dunia mengenai makanan khas Indonesia favorit mereka.

Demikian disampaikan tokoh PR Indonesia, Prita Kemal Gani, saat berbicara di arena Expo Milano 2015, Italia (Sabtu, 27/6).


Prita diundang Federasi PR Italia (PERFI) untuk berbicara dalam simposium bertema Food & Expo: The Role of Communication in Food Promotion Worldwide.

"Fenomena ini juga yang membuat para pengguna sosial media tertarik untuk mencicipi makanan tersebut,” ujar Prita Kemal Gani yang juga Presiden ASEAN Public Relations Network (APRN) dan pendiri London School of Public Relations (LSPR) Jakarta.

Acara yang dikemas dalam bentuk talkshow ini dibuka oleh walikota Milan, Giuliano Pisapia. Simposium ini berlangsung setiap lima tahun sekali. Pada tahun 2010 acara ini di gelar di Shanghai dan pada 2020 mendatang rencananya akan digelar di Dubai.

Dalam kunjungan ke Eropa ini, Prita juga dipercaya Global Alliance sebagai perwakilan regional untuk wilayah Asia di bawah kepemimpinan Gregor Halff.

Global Alliance adalah asosiasi hubungan masyarakat dan manajemen komunikasi yang mewakili 160.000 praktisi dan akademisi di seluruh dunia.

Misi Global Alliance adalah untuk menyatukan profesi humas, meningkatkan standar profesional di seluruh dunia, berbagi pengetahuan untuk kepentingan anggotanya dan menjadi suara global untuk PR untuk kepentingan umum. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya