Berita

Nusantara

PILKADA SERENTAK DI TAPANULI

Kepala Daerah Terpilih Diharapkan Wujudkan Pembentukan Provinsi

MINGGU, 28 JUNI 2015 | 16:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan di gelar bulan Desember mendatang di wilayah eks Karesidenan Tapanuli bisa berjalan dengan baik, aman dan jujur.

"Kami berharap agar Pilkada serentak yang sudah disepakati bangsa kita bisa mendorong dan mengilhami para calon kepala daerah di seluruh wilayah eks Karesidenan Tapanuli untuk mulai memikirkan terwujudnya cita-cita terpendam, lahirnya provinsi Tapanuli," ujar Ketua Umum Komunitas Muda Pendukung Provinsi Tapanuli (KMP Protap) Nelson Butar-Butar kepada wartawan di Jakarta kemarin (Sabtu, 27/6).

Ia mengatakan pilkada serentak di beberapa wilayah di eks Karesidenan Tapanuli bisa memberi ilham baru agar provinsi Tapanuli bisa terwujud.


Sekarang ini, katanya, saatnya mewujudkan Provinsi Tapanuli. Pada masa penjajah Belanda, tepatnya tahun 1834, sudah terpikirkan bahwa wilayah administrasi Karesidnenan Tapanuli yang berada di sekitar Danau Toba sampai pesisir barat Sumatera Utara secara khusus dipimpin oleh seorang Residen yang berkedudukan di Sibolga.

Saat itu, Karesidenan dibagi atas beberapa Afdeling yakni Afdeling Angkola dan Sipirok, Afdeling Batak Landen, Afdeling Nias serta Afdeling Sibolga dan Omstreken.

"Masa pemerintahan sekarang tidak bisa mengimbangi pemikiran Belanda itu?" paparnya.

Keempat Afdeling itu lanjut Nelson, kini sudah menjadi Kota Padangsidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Toba Samosir.

Kemudian, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Samosir, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.

"Sekarang sudah sebegitu mekarnya wilayah tersebut, namun sampai detik ini tidak ada satupun putra terbaik dari wilayah eks Karesidenan Tapanuli yang terlihat mau mencoba mewujudkan cita-cita (mewujudkan Provinsi  Tapanuli) agar semakin maksimal tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan untuk masyarakat," sebut pria bertubuh tambun itu.

"Semoga saudara-saudara kami calon-calon pemimpin daerah itu bisa melalui tahapan pilkada dengan baik dan terpilih yang terbaik bagi calon pemimpin provinsi Tapanuli ke depan," tutupnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya