Berita

presiden joko widodo/net

RESHUFFLE KABINET KERJA

Survei: Menteri dari Kalangan Profesional Perlu Ditambah

MINGGU, 28 JUNI 2015 | 12:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Publik tidak hanya menginginkan Presiden Joko Widodo segera merombak susunan Kabinet Kerja yang dipimpinnya, tetapi juga menambah jumlah menteri dari kalangan profesional. Menteri-menteri dari kalangan profesional dianggap lebih mampu bekerja mewujudkan Nawa Cita dibandingkan menteri-menteri yang didukung partai politik.

Sebabnya sederhana, menteri dari partai politik selain kurang memiliki kapasitas juga terikat pada kepentingan sempit partai yang memberikan endorsement.

Demikian antara lain hasil dari survei politik yang dilakukan Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik (KedaiKOPI) yang diselenggarakan pada tanggal 26 Mei hingga 3 Juni lalu terhadap 250 responden di Jakarta.


Pandangan bahwa menteri profesional lebih mumpuni dibandingkan menteri dari partai politik dan karenanya jumlah menteri dari kelompok ini harus diperbanyak disampaikan sebanyak 80,8 persen responden.

Polster KedaiKOPI Hendri Satrio mengatakan survei dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan metode purposive sampling dan area survei di kawasan bisnis Jalan MH Thamrin, Jalan Jend. Sudirman dan Jalan HR Rasuna, Jakarta.

"Hasil ini sejalan dengan survei‎ tatap muka yang dilakukan kedaiKOPI sebelumnya pada 24-30 April 2015. Survei itu dilakukan kepada 450 responden yang tersebar secara proporsional di 45 kelurahan terpilih di Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Tanggerang Selatan dan Bekasi. Sebanyak 48 persen responden merekomendasikan Presiden memberikan tambahan kursi menteri bagi kalangan profesional atau akademisi,” demikian Hendri. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya