Berita

BKSP DPD RI Jajaki Kerja Sama dengan Storting Norwegia

JUMAT, 26 JUNI 2015 | 22:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Delegasi Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bertemu Komite Energi dan Lingkungan Hidup Parlemen Norwegia (Storting) di Oslo, Norwegia.

Dalam keterangan pers yang dikirim KBRI, pertemuan yang berlangsung pada 23 Juni 2015 itu dimaksudkan untuk menjajagi kerja sama antar parlemen dengan mitranya di Norwegia, utamanya di sektor kelautan, energi dan perikanan. Pembicaraan berlangsung di Gedung Stortinget.  


Delegasi BKSP DPD RI yang hadir dalam pertemuan yakni Mohammad Saleh (Ketua BKSP), Shri IGN Arya Wedakarna M. Wedasteraputra S, dan Yusron A. Silondae. Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto ikut hadir pada pertemuan.

Delegasi BKSP DPD RI yang hadir dalam pertemuan yakni Mohammad Saleh (Ketua BKSP), Shri IGN Arya Wedakarna M. Wedasteraputra S, dan Yusron A. Silondae. Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto ikut hadir pada pertemuan.

Ketua Komite Energi dan Lingkungan Hidup Storting, Mr. Ola Elvestuen menyambut baik ajakan untuk memperkuat kerja sama antar parlemen. Hal ini mengingat Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia yang diakui terus menguat perannya di dunia, dengan kekuatan ekonomi yang terus meningkat, dan memiliki posisi penting di kawasan.

Elvestuen yang berasal dari Partai Liberal juga menyebutkan sektor-sektor yang berpotensi untuk dapat dikerjasamakan, seperti REDD+ dan rain forest initiative, kemaritiman, dan energi baru dan terbarukan termasuk pengembangan hydropower dan lain-lain.

Pada kesempatan tersebut Dubes RI Yuwono A. Putranto menegaskan tentang komitmen kuat Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang REDD+ yang mencakup kerja sama kehutanan dan perubahan iklim, kerja sama kemaritiman termasuk perikanan, serta kerja sama bidang energi.
Dubes Yuwono juga menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan kerja sama di sektor-sektor lainnya terkait hubungan bilateral Indonesia-Norwegia.

Ditambahkannya bahwa hubungan kerja sama kedua negara semakin menguat yang ditandai dengan kunjungan Perdana Menteri Norwegia ke Indonesia pada tanggal 14-16 April 2015 untuk pembicaraan bilateral dengan Presiden RI dan kegiatan-kegiatan lainnya, serta kunjungan kerja Menlu RI ke Norwegia dalam rangka bertemu dengan Menlu Norwegia pada kegiatan Pertemuan Pertama Komisi Bersama Indonesia-Norwegia dan sekaligus menjadi pembicara pada Oslo Forum tanggal 16-17 Juni 2015.

Sebelum mengadakan pertemuan khusus dengan Komite Energi dan Lingkungan Hidup Parlemen Norwegia, delegasi BKSP DPD RI mendapatkan penjelasan singkat mengenai tugas utama Storting dalam menetapkan Undang-Undang, menetapkan APBN dan melakukan pengawasan terhadap Pemerintah.
BKSP DPD RI juga mendapatkan penjelasan mengenai struktur dan komposisi Storting yang beranggotakan 169 orang dari 8 parpol pemenang pemilu yang dipilih setiap 4 tahun sekali dari 19 daerah pemilihan, serta memiliki 12 Komite.

Selama berada di Oslo, Delegasi BKSP DPD RI juga dijadualkan bertemu dengan Kommunal og moderniseringsdepartementet (Kementerian Pemerintah Daerah dan Modernisasi) dan Innovasjon Norge (Innovation Norway), Lembaga Promosi dan Inovasi Norwegia.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya