Berita

ilustrasi/net

Politik

KPK Loyo, Sebaiknya Bareskrim Ambil Inisiatif Bongkar Korupsi KPU

JUMAT, 26 JUNI 2015 | 16:51 WIB | OLEH: SYA'RONI

BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah bekerja keras melakukan audit terhadap keuangan KPU dan hasilnya ditemukan indikasi korupsi Rp 334 miliar. Namun sayang, temuan tersebut belum mampu menggerakkan KPK untuk bertindak. KPK sepertinya masih loyo setelah berkutat dengan berbagai persoalan yang menderanya.

Untuk itu, Bareskrim Mabes Polri bisa bergerak membongkar kasus korupsi di KPU. Sudah saatnya Bareskrim menangani kasus-kasus korupsi kelas kakap. Apalagi Kabareskrim Komjen Budi Waseso pernah mengutarakan cita-cita menjadikan Bareskrim selevel dengan FBI Amerika Serikat.

Komitmen Bareskrim dalam menangani kasus korupsi kelas kakap juga sudah teruji. Berbagai kasus korupsi sudah mulai ditangani oleh Bareskrim. Sehingga, sudah tepat apabila Bareskrim berinisiatif membongkar kasus korupsi di KPU.


Dari data audit BPK, Bareskrim bila mulai membongkar satu per satu titik-titik korupsi di KPU. Siapa pun yang terlibat harus ditindak. Bareskrim harus mampu mengembalikan seluruh hasil jarahan korupsi ke kas negara. Dan para pelaku yang telah menikmati uang korupsi segera diseret ke meja hijau untuk mendapatkan hukuman yang setimpal.

Bila Bareskrim berhasil membongkar kasus ini, maka sudah dipastikan publik akan sangat mengapresiasi. Citra polisi secara otomatis akan terkerek naik, bahkan bisa mengalahkan citra KPK yang oleh sebagian pihak sudah dianggap tebang pilih. Dan bahkan, ke depan Bareskrim bisa menjadi tumpuan bangsa untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi kelas kakap.

Mudah-mudahan Komjen Budi Waseso memiliki atensi terhadap kasus ini. Dan segera memulai penyelidikan untuk menindaklanjuti hasil audit BPK. Semoga!![***]

 Penulis adalah Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (HUMANIKA)

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya