Berita

Mendes PDT Fokus Bangun Konektivitas Desa

JUMAT, 26 JUNI 2015 | 16:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi Marwan Jafar  mengatakan, keterhubungan antar desa dan konektivitas nasional akan meningkatkan pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antara daerah tertinggal dengan daerah maju, khususnya bagi 122 kabupaten yang saat ini masih dalam kategori tertinggal.

Ia menjelaskan, infrastruktur desa dan konektifitas nasional akan memudahkan sektor-sektor lain untuk masuk dan dikembangkan di desa. Desa bukan hanya mampu menjadi sentra produksi, namun juga lokomotif penggerak pasar.

"Desa-desa terpencil yang selama ini sulit dijangkau harus dapat ditembus. Saya sangat konsern dalam membangun konektivitas nasional dari desa, terutama menyediakan layanan transportasi di perdesaan, perbatasan negara, pulau terluar dan wilayah non komersial lainnya," terang Menteri Marwan, di Jakarta, Jumat (26/6).


Menteri Marwan mengakui bahwa membangun konektivitas nasional ini memerlukan anggaran yang relatif besar. Namun jangan melihat kebutuhan dananya saja, tapi lihatlah betapa besar manfaat yang akan diraih. Diantaranya dapat mempercepat proses pembentukan desa mandiri dan maju, bahkan desa-desa terpencil yang selama ini belum tersentuh pembangunan akan dapat ditembus.

Dengan adanya konektivitas perdesaan, maka desa-desa yang menjadi sentra produksi pangan akan mudah dijangkau pasar. Hal ini akan menambah motivasi masyarakat desa untuk menggali potensi sumber daya alam yang dimiliki.

Dengan dasar itu, Menteri Marwan berharap tahun 2016 ada tambahan anggaran yang lebih besar untuk mendukung program konektivitas nasional dan layanan transportasi perdesaan.

"Butuh Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Transportasi Perdesaan untuk mendukung pembangunan percepatan pembangunan desa, daerah tertinggal dan kawasan transmigrasi," tandas Marwan.

Menteri Marwan menjelaskan bahwa kinerja kementerian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa, dengan mendorong pembangunan desa-desa mandiri dan berkelanjutan yang memiliki ketahanan sosial, ekonomi dan lingkungan.

Dijelaskan pula bahwa status sebagai negara agraris hingga saat ini belum mampu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat dibidang pangan. Banyak sumber kebutuhan pokok masyarakat yang diimpor akibat belum optimalnya peran desa dalam mengelola potensi sumber daya alam yang ada.

"Kalau desa kuat, infrastruyktur memadai, dan masyarakatnya mampu diberdayakan, maka saya yakin masalah ketahanan pangan akan teratasi dengan  mudah. Pondasi kemajuan bangsa yang sesungguhnya ya adanya di desa," tuntas Menteri Marwan.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya