Berita

foto:medanbagus.com

Gubernur Gatot Gandeng USU dan ACT Bangun Hunian Sementara Pengungsi Sinabung

JUMAT, 26 JUNI 2015 | 11:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho meninjau 10 posko pengungsi korban erupsi Gunungapi Sinabung di Kabupaten Karo, Kamis (25/6) kemarin. Gubernur Gatot datang didampingi Wakil DPRD Sumut Ruben Tarigan, Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Tim Safari Ramadhan Pemprov Sumut.

Tampak juga petinggi Yayasan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), seperti Vice Presiden ACT Ibnu Hajar, dan General Manager ACT Dwiko Hari Dastriadi dan Head Office ACT Medan Zulham Effendi, dan Ketua Program ACT Medan Susanto Ginting, yang memberi berbagai masukan bagi Gubernur.

Dalam keterangannya, Gubernur Gatot menyebutkan kedatangan mereka menjadi bagian dari sosialisasi tentang pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi para pengungsi dari tujuh desa yang terletak pada radius tujuh Km yang direkomendasikan untuk dikosongkan.


Dalam pembangunan Huntara tersebut, Pemprov Sumut menurut Gubernur Gatot akan menggandeng pakar ahli dari Universitas Sumatera Utara (USU).

"Kita akan menggandeng arsitek dari USU untuk membangun Hunian sementara ini," katanya seperti dikabarkan medanbagus.com.

Selain menggandeng arsitek, Pemprov Sumut juga akan menggandeng yayasan kemanusiaan yang selama ini sudah mendampingi para pengungsi, yakni Yayasan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap.

"Kita butuh masukan dari ACT untuk perencanaan pembangunan tersebut," ujarnya.

Diketahui sejumlah pengungsi membutuhkan Huntara karena desa mereka direkomendasikan untuk disterilkan seiring meningkatnya status Sinabung menjadi Awas. Para pengungsi tersebut saat ini masih menghuni posko pengungsian yang tersebar 10 posko pengungsian. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya