Berita

humas setkab

Sebelum Ada Lembaga Resmi, Jokowi Tak Keberatan dengan Satgas Masyarakat Adat

KAMIS, 25 JUNI 2015 | 15:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi telah menegaskan komitmennya sebagaimana disampaikan saat menjadi Calon Presiden alu, bahwa dia masih, sedang, dan akan terus bekerja bersama-sama masyarakat adat.

"Secara tegas beliau sampaikan untuk melaksanakan enam komitmen Nawacita untuk masyarakat adat," kata Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Abdon Nababan usai bersama-sama sejumlah tokoh adat menghadap Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/6).

Menurut Abdon, Presiden Jokowi akan memprioritas Undang-Undang Masyarakat Adat supaya ada landasan hukum untuk seluruh masalah adat, supaya diselesaikan oleh presiden, baik presiden sekarang maupun presiden yang akan datang.


"Juga soal kelembagaan tadi beliau (Presiden Jokowi) juga tidak keberatan supaya sebelum ada lembaga yang permanen di tingkat negara, ada Satuan Tugas (Satgas) Presiden yang menangani masalah-masalah yang sifatnya genting," terang Abdon.

Abdon menjelaskan, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu disampaikan contoh mengenai lebih dari 100 warga adat yang dipenjara, dikriminalisasi. Terhadap hal itu, menurut Abdon, Presiden segera akan mereview, mengelompokkan, dan mengkategorikan tiap kasus-kasus itu, supaya ada landasan hukum yang kuat untuk membebaskan mereka.

Jadi komitmennya sudah jelas, tapi sekarang ini soal caranya, supaya Presiden tidak melanggar konstitusi. Kira-kira begitu,” tegas Abdon.

Dalam pertemuan itu, pengurus AMAN juga menyampaikan undangan kepada Presiden Jokowi untuk menghadiri perayaan Hari Internasional Masyarakat Adat di Batur, Bali, 9 Agustus mendatang, sekaligus membuka rangkaian tujuh tahun terus menerus Festival Nusantara.

Di tahun 2015 ini adalah festival peradaban matahari. Nanti akan ada peradaban tanah, peradaban air, terus sampai 2021,” pungkas Abdon.

Dilansir dari laman setgab.go.id, saat menerima pengurus AMAN itu, Presiden Jokowi didampingi antara lain oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya