Berita

Dana Aspirasi Bancakan yang Dilegalkan

RABU, 24 JUNI 2015 | 20:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo diminta untuk menolak usulan dana aspirasi Rp 20 miliar yang diterima setiap anggota DPR RI setiap tahunnya.

Permintaan itu disampaikan koordinator Aktivis Gerakan Mahasiswa 77/78, Syafril Sjofyan, dalam pesan elektroniknya kepada redaksi, Rabu (24/6).

Menurut dia, dana aspirasi yang dititipkan kepada eksekutif melalui kepala daerah atau dinas merupakan bancakan yang dilegalkan.


"Sudah menjadi rahasia umum praktek titip menitip proyek sudah berlangsung lama melalui Departemen Teknis, seperti program pelatihan, kajian dan pemberian peralatan industri, dan kegiatan bentuk lainnya," katanya.

Bukan tidak mungkin, katanya, dana aspirasi ikut diminta anggota DPD. Padahal disamping manfaat yang sedikit bagi masyarakat, kata dia, dana aspirasi yang dititipkan kepada eksekutif melalui Kepala Daerah atau Dinas, sama saja dengan mengacaukan program e-budgeting APBN yang merupakan program unggulan Pemerintah Jokowi.

"Pertanyaannya, adakah manfaat bagi masyarakat dari proyek titipan selama ini, tolok ukur belum pernah ada, sistim evaluasinya juga tidak ada. Dengan demikian pemerintahan Jokowi harus tegas menolak dana aspirasi DPR," tukasnya.[dem]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya