Berita

Ade Irawan/net

PENGENDALIAN GRATIFIKASI

ICW Puji Langkah Menteri Bambang Tandatangani Komitmen dengan KPK

RABU, 24 JUNI 2015 | 12:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Langkah Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menandatangani komitmen pengendalian gratifikasi di lingkungan Kementerian Keuangan bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan langkah yang patut diapresiasi.

"Meski ini bukan yang pertama dilakukan, tapi langkah ini penting. Sebab salah satu tantangan pejabat publik adalah gratifikasi," ungkap Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW), Ade Irawan, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 24/6).

Ade mengingatkan, bila tak dilaporkan maka gratifikasi ini bisa menjadi suap. Dan gratifikasi memang salah satu modus untuk melancarkan praktek korupsi.


"Sebab dengan gratifikasi ini bisa dikatakan sebagai investasi. Nanti juga si penerima akan ada konflik kepentingan. Supaya tidak menjadi suap, maka harus dilaporkan," ungkap Ade.

Ade menilai penandatangan komitmen ini menjadi sangat penting sehingga memudahkan penyelenggara negara untuk melaporkan gratifikasi. Ade juga mengingatkan agar penandatangan ini implementatif maka harus ada semacam sosialisasi dan panduan teknis.

"Kecil atau besar jumlahnya itu sama saja. Perlu ada panduan penyusunan pelaporan," ungkap Ade, sambil mengatakan kontrol juga menjadi sangat penting dalam hal ini. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya