Berita

Jimly Asshiddiqie/net

Politik

Ada Dua Ancaman Pilkada 2015

RABU, 24 JUNI 2015 | 09:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ada dua ancaman Pilkada serentak 2015. Yaitu soal keamanan dan soal konflik di tubuh partai yang saat ini sedang terjadi.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Tim Pemeriksa Daerah dan Staf Sekretariat Pendukung Tim Pemeriksa Daerah di Jakarta, Selasa malam (23/6).

Rapat koordinasi itu diikuti oleh Tim Pemeriksa di Daerah dari unsur Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi se-Indonesia, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi se-Indonesia, Kepala Sekretariat dan Staf Pendukung Sekretariat Bawaslu.


Ancaman keamanan, kata Jimly, berdasarkan informasi dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, tidak ada pos anggaran dana untuk pengamanan Pilkada 2015 baik dari APBN maupun APBD. Padahal, salah satu masalah krusial Pilkada adalah keamanan.

"Tingkat emosionalitas dalam Pilkada jauh lebih tinggi dibandingkan Pilpres," sebut Jimly.  

Masalah krusial lainnya, yaitu konflik di tubuh partai juga menjadi ancaman. Menurutnya, KPU dan Bawaslu saat ini sudah dalam posisi yang benar.

"Itu tercermin dari peraturan yang sudah ditetapkan oleh KPU dan Bawaslu," demikian Jimly.

Diterangkan Jimly, awalnya KPU dan Bawaslu mengalami kendala soal pendanaan. Akan tetapi sekarang sudah beres.

Pada 9 Desember 2015 nanti, sebanyak 269 daerah (provinsi dan kabupaten/kota) se-Indonesia yang menggelar Pilkada serentak gelombang pertama. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya