Berita

Prabowo Subianto/net

Wawancara

WAWANCARA

Prabowo Subianto: Korupsi Harus Kita Berantas, Kita Tidak Ingin Melemahkan KPK

SELASA, 23 JUNI 2015 | 08:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dari dulu kewenangan KPK selalu diperdebat­kan. Sudah sering diupayakan agar dilakukan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, tapi selalu kandas karena ditentang rakyat.

Kini, upaya itu dilakukan lagi. Revisi UU KPK itu sudahmasuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015-2019 yang menurut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly, inisiatifnya dari DPR.

"Undang-undang ini sudah masuk dalam daftar Prolegnas 2015-2019 sebagai inisiatif DPR, dan perlu didorong un­tuk dimajukan sebagai priori­tas 2015," kata Menkumham Yasonna H Laoly, di Ruang Rapat Badan Legislasi DPR RI, Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (16/6).


Yasonna menjelaskan, pelak­sanaan UU KPK masih men­imbulkan masalah yang me­nyebabkan terganggunya upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Menanggapi pro kontra terh­adap rencana revisi UU KPK itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku, pihaknya masih mempelajari draf revisi UU KPK yang saat ini ramai diperdebatkan.

"Kita sedang pelajari. Kita ten­tu ingin yang terbaik, yang pent­ing, korupsi harus kita berantas," ujar Prabowo seusai menghadiri acara buka puasa bersama pet­inggi Koalisi Merah Putih (KMP) di Jakarta, Minggu (21/6).

Berikut kutipan selengkap­nya:

Bagaimana sikap Partai Gerindra soal rencana revisi UU KPK?
Gerindra masih belum me­nentukan sikap apakah akan menolak atau menyetujui ren­cana revisi UU KPK. Kita sedang pelajari.

Kita ingin yang terbaik. Korupsi harus kita berantas dan kita harus berdayakan seluruh lembaga negara.

Apa Anda melihat revisi ini untuk melemahkan KPK?
Sejauh ini saya tidak melihat rencana revisi UU KPK itu sengaja digulirkan untuk me­lemahkan lembaga KPK.

Masak para pemimpin me­lemahkan KPK. Saya kira tidak. Apa yang terbaik untuk bangsa, itu yang dilakukan.

Berarti cenderung setuju?
Itu sedang kami pelajari.

Beredar kabar bahwa pe­merintah akan mengambil menteri dari KMP, apakah ada pembicaraan soal kabinet dengan Anda?
Tidak ada pembicaraan kabi­net.

O ya, setiap memasuki bulan ramadan, bahkan hingga hari-hari selama ramadan harga sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik. Apa tang­gapan Anda?
Saya prihatin dengan kenai­kan harga sembako. Seharusnya, pemerintah sudah mengantisi­pasi lonjakan harga sembako sebelum memasuki ramadan. Saya prihatin kebutuhan pokok kita naik.

Apa himbauan Anda?
Saya mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Hal penting yang harus diperhatikan pe­merintah harus segera meredam dan menjaga stabilitas harga-harga sembako hingga lebaran usai. Untuk itu kita harus ten­ang dan kita mengimbau para pemimpin memelihara keadaan, dan masyarakat tenang supaya pemerintah bekerja dengan baik.  ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya