Berita

ilustrasi/net

Janji PLN Sumut Tak Padamkan Listrik di Ramadhan Hanya Isapan Jempol

SENIN, 22 JUNI 2015 | 09:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Janji PT PLN Wilayah Sumatera Utara (Sumut) untuk tidak melakukan pemadaman listrik saat bulan Ramadhan 2015, sepertinya cuma isapan jempol belaka. Pasalnya, saat masyarakat muslim melaksanakan ibadah puasa, PT PLN malah memadamkan listrik tanpa ada alasan yang jelas.

Kondisi itu membuat masyarakat geram, karena mamadamkan listrik masih terjadi di kawasan Belawan, Marelan, Martubung, Medan Kota, dan beberapa kawasan lain di Sumut.

"PLN Sumut yang berjanji bakal bekerja maksimal khususnya untuk mengamankan pasokan listrik saat bulan puasa dan lebaran, ternyata tidak terbukti. Jika dilihat dari psikologi publik, sungguh pihak PT PLN tidak cerdas tanpa mengantisipasi dan jangan sepihak mematikan lampu secara mendadak," ujar Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK), Farid Wajdi, seperti dikabarkan MedanBagus.com, Minggu (21/6) kemarin.


Farid menilai, kinerja PLN sudah keterlaluan, tanpa memikirkan waktunya umat muslim melaksanakan ibadah.

"Seharusnya pihak PLN dari jauh-jauh hari sudah melakukan evaluasike lapangan, dan mempersiapkan betul sistem pelayanannya. Dan seharusnya mereka dapat memberikan kerja nyata dalam mengatasi listrik agar tidak mati disaat masyarakat melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan," katanya.

Untuk itu, Farid meminta kepada Direksi PT PLN untuk meningkatkan keandalan seluruh pembangkit dan transmisi yang dimiliki PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik.

"Pemerintah Provinsi Sumut juga harus mengawal kebijakan pemadaman listrik ke depannya harus nihil. Banyak protes terhadap PT PLN yang dilontarkan terutama di sosial media dan itu mestinya jadi pintu masuk bagi PT PLN dan pemerintah untuk dapat mencari solusinya," tegasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya