Berita

ilustrasi/net

Ini Beberapa Nama yang Diprediksi Maju dalam Pilkada Tobasa

JUMAT, 19 JUNI 2015 | 14:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kabuptaen Toba Samosir merupakan salah satu kabupaten yang akan menggelar pilkada serentak Desember mendatang. Dan ternyata, mayoritas warga Tobasa, atau 51,7 persen warga, menghendaki calon pemimpin yang memiliki rekam jejak yang baik.

Demikian temuan hasil Indonesia Network Election Survey (INES). Survei ini dilakukan untuk mengukur seberapa banyak pemilih yang mengenal, dan bagaimana karakteristik tokoh yang berpontensi maju sebagai Bupati Toba Samosir, termasuk dari sisi wilayah, jenis kelamin, pendidikan, suku, agama, dan pendapatan.

Temuan lain survei lain, kata Direktur Eksekutif INES, Widodo Tri Sektianto, ada beberapa nama yang munkin maju dengan angka akseptabilitas yang beragam.


Akseptabilitas bupati incumbent Liberty Pasaribu sebesar 5,4 persen, Poltak Sitorus (25,5 persen), Darwin Siagian mantan kadis PU provinisi Papua (16,4 persen), Ketua DPRD Tobasa dari Partai Demokrat Boyke Pasaribu (10,6 persen), Ketua DPC Gerindra Asmadi Lubis 9,2 persen dan mantan Bupati Tobasa Monang Sitorus  (8,3 persen).

"Sihar Sitorus putra pengusaha DL Sitorus yang sangat Kondang hanya memiliki tingkat akseptabilitas 5 ,2 persen, Sahala Tampubolon anggota DPRD Tobasa dari Golkar memiliki tingkat popularitas 5,2 persen," kata Widodo Tri Sektianto dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 19/6).

Kemudian, lanjutnya, Viktor Siahaan yang merupakan tokoh masyarakat Tobasa memiliki akseptabilitas sebanyak 5,1 persen, Tonny Simanjuntak yang saat ini menjabat wakil Ketua DPRD Tobasa yang merupakan Kader partai Nasdem memiliki tingkat akseptabilitas 4,8 persen dan Jainur Manurung dengan raihan 4,3 persen.

Survei ini melibatkan1345 responden pemilih tetap dari total jumlah daftar pemilih tetap di kabupaten Toba Samosir sebanyak 130.728 orang. Survei menggunakan metode multistage random sampling, yang tersebar di16 kecamatan serta 150 kelurahan /desa .

"Condident lebel 98,5 persen dengan margin of error sebesar 3.3 persen," demikian Tri. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya