Berita

jokowi/net

Jokowi Minta Waduk Jatigede Rampung Akhir 2015

KAMIS, 18 JUNI 2015 | 11:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas kabinet membahas masalah pembangunan Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, yang sejak jaman Bung Karno sampai sekarang belum bisa selesai. Waduk Jatigede belum bisa rampung karena masalah pembebasan lahan yang tidak segera diputuskan.

"Waduk akan punya dampak yang banyak sekali terhadap wilayah di sekitar waduk itu. Oleh sebab itu, pada pagi hari ini agar segera diputuskan mengenai pembebasan lahannya dan tentu saja penanganan dampak sosialnya," kata Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (18/6).

Kepala Negara minta agar semua itu, dampak pembangunan, penyelesaian pembebasan lahan, dan penanganan dampak sosial pembangunan Waduk Jatigede dikalkulasikan.


Pembangunan Waduk Jatigede itu diproyeksikan untuk mengairi puluhan ribu hektar lahan persawahan. Bukan hanya Sumedang, di mana waduk itu berada, tetapi juga daerah lainnya, seperti Majalengka, Cirebon, dan Indramayu.

Diharapkan akhir tahun 2015, proyek Waduk Jatigede sudah rampung dan bisa digenangi, sehingga di awal tahun 2016, air limpahan waduk sudah bisa dimanfaatkan.

Seperti dilansir dari Humas Setkab, tampak hadir dalam rapat terbatas itu antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Mensesneg Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya