Berita

said iqbal/net

Said Iqbal: Pemerintah Langgar Konstitusi Jika Abaikan Jaminan Pensiun

KAMIS, 18 JUNI 2015 | 08:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi terlalu lamban dalam bertindak. Terlebih, dalam membuat kebijakan untuk rakyatnya.

Demikian ia sampaikan saat diterima Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon terkait membahas permasalahan jaminan pensiun di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6) kemarin.

"Untuk jaminan pensiun, harusnya Presiden sudah menandatangani, tapi sampai saat ini belum ditandatangani," cetus Said Iqbal dalam keterangannya.


Ia pun berharap, dengan dilakukannya pertemuan KSPI dengan wakil pimpinan DPR. Nantinya akan ada kejelasan terkait permasalahan jaminan pensiun. (Baca: Terima Presiden KSPI, Fadli Zon Sebut Pemerintah Tak Beres Mengatur Perekonomian)

"Kita berharap melalui DPR ada sikap tawar menawar dengan pemerintah," ungkapnya.

Said Iqbal menegaskan, jika pihaknya tidak akan larut lebih jauh dalam permainan pemerintah dalam persoalan jaminan pensiun. Pihaknya tegas dengan tuntutan manfaat jaminan pensiun 60 persen dari gaji terakhir.

Menurutnya, jika pemerintah tetap mengabaikan tuntutan tersebut. Pemerintah telah dianggap melanggar konstitusi dan tidak pro kepada rakyat.

"Kalau jaminan pensiun tidak dijalankan pada 1 Juli 2015, maka sesungguhnya pemerintah telah melanggar konstitusi, terlebih Presiden," demikian Said Iqbal. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya