Berita

Menteri Yuddy: Di Kementerian PAN-RB Tidak Ada Open House‬

RABU, 17 JUNI 2015 | 22:14 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Pasca melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Saat itu sesama muslim saling bersilaturahmi dan bermaaf-maafan. Ramadhan dan Lebaran dengan berbagai prosesinya, termasuk mudik adalah momen penting yang ditunggu-tunggu dan dirindukan kehadirannya.

Demikian juga untuk jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), tentu sangat bersuka cita menjemput datangnya bulan yang penuh berkah dan ampunan tersebut.

Terkait hal itu, Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi, mengeluarkan kebijakan yang tidak biasa, yakni tidak melaksanakan open house sebagaimana lazimnya dilakukan oleh para pejabat negara pada saat hari lebaran.


"Pada lebaran kali ini, kami memberi keleluasaan kepada aparatur di lingkungan Kementerian PANRB untuk kumpul bersama keluarga, Tidak ada open house," ujar Yuddy di kantor Kementerian PANRB, Rabu (16/6).

Yuddy menegaskan, kebijakan internal tersebut rencananya akan berlaku juga di lingkungan instansi Paguyuban (LAN, BKN, ANRI dan BPKP). Kebijakan ini adalah wujud empati dan simpatinya kepada keluarga besar ASN Kementerian PANRB dan Paguyuban yang bertugas tanpa lelah selama setahun.

"Setelah lama bekerja kemudian menunaikan ibadah puasa. Saatnya ASN mudik dan merayakan hari kemenangan," kata Yuddy.

Untuk acara silaturahmi atau Halal bi Halal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Yuddy menuturkan akan dilaksanakan pada hari pertama masuk kerja setelah cuti lebaran.

Pada kesempatan tersebut Menteri Yuddy juga menyampaikan ucapan selamat menjemput Ramadhan kepada jajaran ASN dan masyarakat.

"Atas nama pribadi, keluarga dan Kementerian PANRB, saya ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1436 H, mohon maaf lahir dan bathin," pungkasnya. [dzk]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya