Berita

jokowi-din/net

Bagaimana Ceritanya Jokowi Enggak Sempat Ganti Baju?

RABU, 17 JUNI 2015 | 09:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Alasan tidak sempat ganti baju sehingga Presiden Jokowi tetap mengenakan sergam militer di Istana Negara kemarin (Selasa, 16/6), sulit bisa diterima.

"Bagaimana ceritanya enggak sempat ganti baju?" sebut pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago kepada redaksi, Rabu (17/6).

Sebaiknya, kata Pangi, Jokowi sempatkan dulu ganti baju sebelum menerima tamu. Apalagi tamu itu adalah yang dianggap punya wibawa dan dihargai di republik ini.


Menurut Pangi, ada beberapa pesan yang ingin disampaikan Jokowi lewat simbol militer yang ia kenakan. Pertama, pemimpin dari latar belakang sipil terkadang jauh lebih otoriter dalam mengelola negara dibandingkan pemimpin dari latar belakang militer.

Kedua, pesan yang ingin disampaikan Jokowi adalah memulai dan menampakkan gaya pemerintahan garis komando.

"Presiden Jokowi ingin kemauannya harus dijawab dan diterjemahkan sesegera mungkin," ujar Pangi yang juga peneliti politik di IndoStrategi.

Kemarin, Presiden Jokowi menerima Ketua Umum PP Muhammadiyah di Istana Negara dengan mengenakan seragam militer. Pihak Istana mengatakan, Jokowi tidak sempat ganti baju setelah menghadiri latihan perang TNI AD di Baturaja, Sumatera Selatan. Begitu mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jokowi langsung menuju Istana.

Dalam sebuah pertemuan di Istana Negara 4 Juni lalu, pengamat militer Universitas Pertahanan, Salim Said mengkritik kebiasaan Presiden Jokowi mengenakan seragam militer. Salim dengan keras mengingatkan bahwa Jokowi berasal dari warga sipil, namun sebagai Presiden, Jokowi adalah penguasa tertinggi TNI, meski tanpa mengenakan seragam.

"Saya ingatkan Pak Jokowi dengan hormat dan rendah hati, jangan membiasakan menggunakan pakaian militer. Beliau (Jokowi) itu kan sipil," kata Salim. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya