Berita

Andi Sinulingga/net

Politik

GEJOLAK GOLKAR

Andi Sinulingga Sayangkan Pertemuan Tim Penjaringan Golkar yang Minim Hasil

SELASA, 16 JUNI 2015 | 11:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tidak ada hal yang substansi yang diputuskan dalam pertemuan dua kubu Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah Pilkada 2015 dari Partai Golkar tadi malam. Dalam pertemuan itu kubu Aburizal Bakrie dipimpim MS Hidayat sedangkan kubu Agung Laksono dipimpin Yorrys Raweyai.

"Kedua kubu hanya berputar pada soal semangat yang sama untuk menyukseskan pilkada, bahkan menghindari hal-hal yang justru pada pintu utama jalan keluar," ujar Jurubicara Poros Muda Partai Golkar, Andi Sinulingga kepada redaksi, Selasa (16/6).

Pintu utama jalan keluar yang dimaksud Andi adalah. Pertama, siapa yang akan memimpin tim penjaringan pilkada, apakah dari kubu ARB atau AL, belum disepakati.


Kedua, sulit disatukan siapa yang akan menandatangani surat dalam pilkada, apakah kubu ARB atau kubu AL.

"Atau di-cross, kalau ARB sebagai ketum maka Zainuddin Amali yang tandatangan. Begitu juga sebaliknya, jika AL sebagai ketum dan Idrus Marham yang tandatangan," ujar Andi.

Ketiga, meski dua hal tersebut dapat sepakati, maka tidak akan cukup waktu bagi Golkar untuk maksimal dalam proses penjaringan maupun pemenangan calon-calon kepada daerah yang diusung.

"Kapan Golkar akan melakukan survei potensi calon? Siapa yang akan membiayai survei tersebut? Bagaimana teknis penentuan calon jika masing-masing kubu punya calon dan ngotot dengan calonnya masing-masing? Waktu yang tersedia hanya 40 hari ke depan, belum dipotong lima hari sebelum dan lima hari setelah lebaran," beber Andi.

Meski demikian, lanjut Andi, Poros Muda Golkar tetap memberikan apresiasi terhadap pertemuan tim kedua kubu kemarin.

Ia menambahkan, Golkar tidak perlu membuang-buang waktu lagi dan segera islah. ARB dan Idrus harus duduk dengan Agung dan Zainuddin secara langsung dan segera memutuskan kesepakatan untuk sukses pilkada tersebut.

"Tidak perlu lagi buang-buang waktu. Diperlukan kebesaran jiwa dari mereka-mereka yang kami sebutkan tadi. Kebesaran jiwa untuk kepentingan banyak orang," demikian Andi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya