Berita

Said Aqil Siradj/net

Ketum PBNU Berharap Tidak Ada Aksi Sweeping Saat Ramadhan

SELASA, 16 JUNI 2015 | 08:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya umat Islam untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj mengatakan saatnya semua pihak menjaga kehidupan yang damai, tentram dan penuh ketenangan. Karena itu jauhkan konflik, kekerasan, tawuran antar warga, satukan gerak dan langkah untuk membangun negeri dengan menjaga suasana kedamaian dan persaudaraan, serta menghindari tindakan yang destruktif memancing retaknya persatuan dan kesatuan bangsa.

"Mari sama-sama jauhkan konflik, dan hindarkan tawuran antar warga. Mari jaga ketenangan bersama demi bulan suci Ramadhan ini," kata Kiai Said dalam keterangannya, Selasa (16/6).


Makanya, sambung Kiai Said, PBNU menolak aksi sweeping dan semacamnya yang kerap dilakukan oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan saat bulan suci Ramadhan.

"Kami minta tidak ada lagi aksi sweeping maupun semacamnya," tegasnya.

Sebab, Kiai Said menilai tindakan itu justru mengurangi makna kedamaian Ramadhan dan juga masyarakat Indonesia kini sudah memiliki kesadaran sendiri untuk menghormati Ramadhan.

"Saya rasa kedewasaan umat Islam dari hari ke hari semakin baik, sehingga tidak perlu ada kekerasan. Bangun toleransi dan persaudaraan," tukasnya.

Sore ini, Kementerian Agama akan menggelar sidang itsbat untuk menentukan awal Ramadhan 1436 H/2015 M. "Setelah maghrib, kita kan memusatkan sejumlah orang untuk mengamati hilal. Kemungkinan dua saja, kalau ada yang bisa melihat hilal, maka besoknya 1 Ramadan. Tapi kalau setelah maghrib tidak ada satupun yang bisa melihat hilal, maka Sya'ban digenapkan 30, sehingga 1 Ramadhan baru lusanya," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Namun, Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada Kamis 18 Juni. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya