Berita

jokowi/net

Politik

Jokowi Minta Para Menteri Buat Laporan Kerja Maksimal Dua Halaman

SELASA, 16 JUNI 2015 | 08:06 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Jokowi meminta seluruh kementerian dan lembaga menyampaikan laporan kinerja enam bulan terakhir dan rencana kerja enam bulan mendatang.

"Saya minta seluruh kementerian dan lembaga menyampaikan laporan yang telah dicapai enam bulan mulai November sampai April," kata Jokowi dalam pengantar sidang kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/6) kemarin.

Ia meminta laporan kinerja disusun secara rinci dan disampaikan dalam dua hari ini.


"Penyampaian rencana program enam bulan ini harus disampaikan secara rinci, tetapi tidak lebih dari dua halaman," ujar Kepala Negara.

Jokowi juga meminta laporan tentang tindak lanjut hasil rapat terbatas tentang penggunaan produk dalam negeri oleh kementerian, lembaga dan badan usaha milik negara.

"Saya juga ingin menyampaikan kepada seluruh kementerian, lembaga, terutama BUMN, dalam rangka strategi mengurangi produk dan barang-barang impor, kementerian lembaga agar menginventarisasi daftar kebutuhan barang," imbuhnya.

Jokowi juga meminta kementerian, lembaga dan BUMN terlebih dulu mencari barang pengganti yang bisa dibuat di dalam negeri jika perlu mengimpor barang.

"Setelah ini ketemu (ada barang pengganti), Menteri Perindustrian harus bisa mencarikan solusinya dimana barang ini diproduksi," terangnya.

"Di Batam sudah punya kualitas bagus, kuantiti bagus, kapasitasnya gede tapi hanya terpakai 40 persen gara-gara kementerian lembaga dan BUMN impor," kata Jokowi menambahkan tentang pabrik pipa di Batam.

Seperti dikabarkan Humas Setkab, hadir dalam sidang itu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan para Menteri Kabinet Kerja. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya