Berita

foto:net

Produksi Minyak Disepakati Maksimal 830 Ribu Barel Per Hari

SELASA, 16 JUNI 2015 | 07:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Rapat internal Komisi VII DPR RI dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum menyepakati satu angka target produksi minyak tahun 2016, sehingga dibuat asumsi yakni produksi ditargetkan antara 800.000-830.000 barel per hari.
 
"Hari ini secara langsung kita menyepakati usulan Kementerian ESDM soal produksi lifting minyak bumi, yang dalam ringkasan asumsi dasar RAPBN 2016 sektor ESDM sebesar 830.000-850.000 barel per hari," kata Ketua Komisi VII Kardaya Warnika di Gedung DPR, Senin, (15/6) kemarin.
 
Menurut Kardaya, melihat hasil rapat internal fraksi serta pandangan dari Kementerian ESDM serta SKK Migas, disepakati rentang lifting minyak bumi tahun depan 800.000-830.000 barel per hari.
 

 
"DPR dan pemerintah sepakat bahwa rentang lifting minyak dalam asumsi dasar RAPBN 2016 adalah 800.000-830.000 barel per hari,"jelasnya.

Berdasarkan hasil rapat internal antar Fraksi Komisi VII, menghasilkan  asumsi produksi migas sebagai berikut :

1.  Fraksi PDIP: 810.000-830.000 barel/hari
2.  Fraksi Golkar: 820.000-850.000 barel/hari
3.  Fraksi Gerindra: 800.000-830.000 barel/hari
4.  Fraksi Demokrat: 810.000-830.000 barel/hari
5.  Fraksi PKB: 760.000-800.000 barel/hari
6.  Fraksi PKS: 800.000-830.000 barel/hari
7.  Fraksi PPP: 800.000-830.0000 barel/hari
8.  Fraksi Nasdem: 800.000-850.000 barel/hari
9.  Fraksi Hanura: 820.000-850.000 barel/hari
10. Fraksi PAN belum menyampaikan pandangan.
[rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya