Berita

Menpan: Gerakan Satu Inovasi Satu Instansi Percepat Peningkatan Pelayanan Publik

SELASA, 16 JUNI 2015 | 00:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gelar pameran dan simposium inovasi pelayanan publik nasional tahun 2015 sebagai salah satu cara meningkatkan inovasi pelayanan publik di instansi pemerintah.
Hal itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chirsnandi di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Senin (15/6).

"Acara ini sangat relevan dengan jalan perubahan atau Nawa Cita yang saat ini telah di formalkan menjadi RPJMN 2015-2019 dengan visi "Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong," katanya.

Dalam mendorong percepatan peningkatan pelayanan publik, Yuddy mengatakan Kementerian PANRB telah meluncurkan gerakan yaitu "Satu instansi, satu inovasi (one agency, one innovation)" yang berarti setiap kementerian, lembaga dan pemerintah daerah diwajibkan untuk menciptakan minimal satu inovasi pelayanan  publik setiap tahunnya.

Dalam mendorong percepatan peningkatan pelayanan publik, Yuddy mengatakan Kementerian PANRB telah meluncurkan gerakan yaitu "Satu instansi, satu inovasi (one agency, one innovation)" yang berarti setiap kementerian, lembaga dan pemerintah daerah diwajibkan untuk menciptakan minimal satu inovasi pelayanan  publik setiap tahunnya.

Ditambahkan, hasil kegiatan inovasi pelayanan publik sangat membanggakan, dimana para pemenang kompetisi inovasi pelayaman publik tahun 2015 (TOP 25) telah mendapatkan piala Wakil Presiden RI pada saat penutupan Musrenbangnas 2015 .

Pada saat itu Wapres memberikan arahan bahwa dalam otonomi daerah sebenarnya pemerintah daerah diberi keleluasaan untuk melakukan inovasi pelayanan publik.

"Jadi kinerja masing-masing pemerintah daerah tidak disamaratakan seperti sebelum reformasi birokrasi", imbuh Yuddy.

Yuddy mengatakan, dengan melakukan inovasi pelayanan publik akan membuka ruang investasi dan  memungkinkan datangnya para investor, juga terpenuhinya kepuasan masyarakat atas pelayanan publik dan kehidupan yang sejahtera.

Yuddy mengungkapkan kebanggannya kepada juara United Nation Public Service Award (UNPSA) 2015, sebagai juara 2 wilayah Asia dan Pasifik, yaitu Kabupaten Aceh Singkil dengan Inovasi Mengembangkan Kemitraan Dukun dan Bidan untuk mengurangi Angka Kematian Anak dan Ibu melahirkan, serta Kabupaten Sragen dengan Inovasi Unit Pelayanan Terpadu Pengentasan Kemiskinan Model Jawaban Problematika Kemiskinan.

Dia menghimbau agar instansi pemerintah yang lain meniru/mereplikasi unit layanan publik yang telah lebih dulu memiliki inovasi,  untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanana publik yang pada akhirnya akan mensejahterakan masyarakat.

Ditambahkan juga oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, inovasi pelayanan publik adalah untuk mencegah terjadinya korupsi di kalangan pemerintahan. "Ini program yang sangat luar biasa, sesuai Undang-undang Nomor 23 tentang pemerintahan daerah, disana dijelaskan bahwa untuk mensejahterakan masyarakat harus terselenggra pelayanan publik yang baik," kata Soekarwo. [dzk]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya