Berita

foto:net

PMI Kota Bandung Layani Pendonor 24 Jam Selama Ramadhan

MINGGU, 14 JUNI 2015 | 10:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pada bulan Rhamadhan persedian darah biasanya kurang, karena pada bulan tersebut umat muslim, yang biasanya mendonorkan darahnya sementara berhenti, dengan alasan takut lemas.

Demikian dikatakan Ketua Palang Merah Indonesi (PMI) Kota Bandung Ade Koesyanto, dalam kegiatan donor darah di Jalan Merdeka Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/6) kemarin.

Untuk mengantisipasi kekuarangan tersebut, PMI melakukan kegiatan donor darah, menggandeng perusahaan-perusahan swasta, seperti dengan perusahaan Tupperware, kemarin.


"Pada bulan puasa PMI juga ada perubahan kerja, hari biasa buka pukul 08.00 hingga pukul 21.00 wib. Di bulan Ramadhan buka 24 jam. Biasanya siang hari yang donor adalah umat gereja," ujar Ade seperti dikabarkan RMOL Jabar.

Kegiatan tersebut selain bertempatan dengn Ulang tahun Tupperware, bersamaan dengan Hari Donor Darah se-dunia tepatnya 14 Juni. Donor darah tersebut serentak dilaksanakan di 24 Kota sesuai dengan usia Tupperware.

Marketing Manager PT Tupperware Indonesia Nurlaila Hidayaty menambahkan, kegiatan sosial dilaksanakan dalam rangka membantu meningkatkan persediaan darah di PMI menebarkan semangat kepedulian sosial, serta mengajak masyarakat Indonesia.

"Donor darah bagian dari gaya hidup sehat," terangnya.

Nurlaila menambahkan, target yang diharapkan kegiatan tahun ke 8 yakni 16 ribu kantong darah lebih dari 25 ribu orang dari 24 Kota berpartisipasi mendonorkan darahnya.
"Pada tahun lalu kegiatan donor darah dapat mengumpulkan 15 ribu Kantong darah, di ikuti pendonor 20 ribu dari 23 kota di Indonesia," paparnya.

Sementara Direktur Unit Donor Darah PMI Kota Bandung, dr. Uke mengatakan, lemas usai donor darah itu adalah sugesti, sebab banyak yang mendonor tidak lemas, kalaupun ada presentasinya sangat kecil, tergantung kondisi masing-masing orang. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya