Berita

Bisnis

Menteri Andrinof Dorong Kontribusi Riset Peneliti untuk Kebijakan Publik

SABTU, 13 JUNI 2015 | 10:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Andrinof Chaniago bersama sejumlah wakil lembaga peneliti terkemuka Indonesia bertemu membicarakan kerja sama antara lembaga peneliti dan lembaga pembuat kebijakan. Dialog yang mengambil tema "Menjembatani Penelitian dengan Pengambilan Kebijakan" di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, kemarin (Jumat, 12/6).

Menteri Andrinof menjelaskan, dalam proses penyusunan kebijakan, Kementerian PPN/Bappenas selalu membuat background study terlebih dahulu untuk dijadikan sebagai landasan akademis. Dalam hal ini perencanaan dan perumusan kebijakan publik selalu diupayakan evidence-based.

Andrinof menekankan pentingnya peran para peneliti untuk menghasilkan kebijakan publik yang berkualitas. Para peneliti yang selama ini bergelut dengan berbagai scientific tools dan memiliki academic credentials, dinilainya dapat membuat policy research dan mengusulkannya sebagai rekomendasi kebijakan.


"Para peneliti dapat menyumbang konsep, pemikiran, penemuan, teori, dan pendekatan baru yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah dalam mencapai sasaran yang ditetapkan dalam rencana pembangunan dan melaksanakan Agenda Prioritas Pembangunan (Nawa Cita), seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, kemaritiman, kelautan, industri dan pariwisata,” jelas Menteri Andrinof.

Ia pun mengimbau agar para peneliti selalu memperhatikan sisi manfaat dari penelitan yang dilakukan bagi masyarakat luas.

"Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana para peneliti menerjemahkan pemikiran-pemikiran teoritis dan ideal terkait pembangunan ke langkah-langkah lebih operasional, sehingga rekomendasi kebijakan dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan di masyarakat, dan terlebih lagi dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan manusia dan masyarakat Indonesia,” urainya.

Selaras dengan visi kementerian, Direktur Pusat Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan (PKMK) di UGM, Yodi Mahendradhata menambahkan harapan agar dikembangkan penelitian yang dapat memperkuat kebijakan kesehatan di Indonesia.

"Kami berharap penelitian-penelitian yang kami kembangkan dapat memperkuat kebijakan kesehatan di Indonesia, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan status kesehatan masyarakat, tidak semata menjadi menara gading yang hanya dimanfaatkan untuk kepentingan akademis," ujar Yodi Mahendradhata.[wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya