Berita

jokowi/net

Lolos ke Semifinal, Garuda Muda 'Tampar Muka' Jokowi

JUMAT, 12 JUNI 2015 | 14:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan tidak apa-apa di sanksi FIFA dan absen sementara dalam kompetisi internasional menjadi perhatian publik. Pasalnya, masyarakat menilai jika pernyataan Jokowi tersebut keliru dari prestasi Timnas 23 yang melaju ke semifinal setelah mengalahkan tuan rumah Singapura di Sea Games 2015.

Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, prestasi Garuda Muda melaju ke semifinal membuktikan jika mentalitas dan rasa kebanggaan membela negara dalam laga internasional sangat penting. Di sisi lain, hal tersebut membuktikan juga jika cara pikir pemerintah keliru dan tak bermoralnya pemerintah yang mengklaim pencapaian prestasi Timnas U23.

"Ternyata cara berpikir Pemerintahan Jokowi sangat keliru, lolosnya Timnas U23 ke semifinal 'menampar muka' Jokowi. Dan klaim atas pencapaian prestasi Timnas dengan cara Menpora (Imam Nahrawi) melakukan selfie di ruang ganti pemain menunjukkan jika moralitas pemerintah dipertanyakan," tegas Panji dalam rilisnya, Jumat (12/6).


Panji lanjut menjelaskan, jika hanya untuk mengklaim pencapaian Timnas U23 yang lebih berhak untuk itu adalah rakyat Indonesia yang hingga kini masih mensupport agar terlaksananya sepakbola profesional seperti yang lalu.

"Rakyat setuju mengenai pemeberantasan mafia di sepakbola tanah air. Namun, jangan sampai mengeneralisir persoalan hingga akhirnya dibekukan dan terkena sanksi FIFA, pemerintah sebaiknya sadar dan melakukan cara apapun agar sanksi itu segera berakhir, jika tidak mampu urus sepakbola Indonesia lebih baik pemerintah saat ini mundur saja," tegas Panji. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya