Berita

Indonesia Akan Berkah dengan Banyaknya Generasi Qur'ani

JUMAT, 12 JUNI 2015 | 09:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gerakan menghafal al-Qur'an terus tumbuh di Indonesia. Saat ini semakin mudah melihat orang menghafal al-Qur'an. Mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari penyandang difabel, pegawai negeri, ibu rumah tangga, hingga pejabat. Usianya pun beragam, mulai dari balita, remaja, maupun manula belajar menghafal al-Qur'an.

Sejumlah institusi pun hadir dengan program untuk mencetak penghafal Al-Qur'an. Daarul Qur’an menjadi salah satu lembaga yang berkhidmat dalam syiar dakwah Al-Qur'an. Lewat pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz yang tersebar di Tangerang, Cikarang, Lampung dan Semarang. Setiap tahunnya ratusan anak-anak lahir menjadi penghafal Al-Qur'an.

"Dream ustadz Yusuf Mansur dari awal mendirikan Daarul Qur'an adalah menciptakan sebanyak-banyaknya penghafal Al-Qur'an di Indonesia," ujar Ustadz Ahmad Jameel, Pimpinan Harian Ponpes Tahfidz Daarul Qur'an, Jumat (12/6).


Ahmad Jameel menambahkan sistem pendidikan di Daarul Qur'an selain menciptakan para penghafal al-Qur'an juga peka terhadap ilmu-ilmu umum lainnya. Dengan begitu nantinya akan terlahir profesional-profesional yang juga hafidz Qur'an.

"Jika generasi ini membesar dan menguasai lini kehidupan di negara ini, Insya Allah Indonesia akan semakin berkah," tambahnya.

Setiap harinya anak-anak mulai dari usia SD sampai SMA menghafal al-Qur'an di Ponpes Tahfidz Daarul Qur'an. Disaat banyak anak-anak menghabiskan waktu untuk bermain gadget dan lainnya mereka asyik berakrab dengan al-Qur'an.

Menurut Ahmad Jameel, sambutan masyarakat akan hadirnya Ponpes Tahfidz Daarul Qur'an pun sangat tinggi. Lewat program santri indent para orang tua sudah mendaftarkan anaknya. Untuk itu lewat program It's All About a Hundred, Daarul Qur'an berikhtiar membangun 100 pesantren baru di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, untuk memberikan motivasi kepada anak-anak yang telah merelakan waktunya untuk menghafal Al-Qur’an, lembaga yang didirikan oleh ustadz Yusuf Mansur pada tahun 2003 ini akan mengadakan Wisuda Tahfidz Nasional yang akan diikuti oleh ratusan santri yang telah menyelesaikan hafalan sebanyak 30 juz. Ratusan santri putra dan putri ini hadir dari seluruh wilayah Indonesia.

"Selain bagi santri yang telah hafal 30 Juz, acara ini juga akan mewisuda mereka yang telah memiliki hafalan 5 , 10 dan 20 Juz al-Qur'an. Semua santri yang akan diwisuda telah menjalani ujian sebelumnya," ungkap Ahmad Jameel dalam rilisnya.

Acara ini akan dihelat di Istora Senayan, Jakarta pada Ahad, 14 Juni 2015. Selain bagi para santri dan wali santri, kegiatan ini juga terbuka untuk masyarakat umum dan bisa mendapatkan tiket gratis di kantor-kantor Daarul Qur'an atau di lokasi acara pada hari H. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya