Berita

Sutan Adil Hendra/net

Politik

DPR Gerindra: Indonesia Belum Siap Hadapi MEA

JUMAT, 12 JUNI 2015 | 08:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Sutan Adil Hendra mengatakan, Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN masih belum siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Pasalnya, minimnya perhatian pemerintah terhadap industri kreatif yang ada.
 
"Kesiapan kita sebagai negara ASEAN terbesar masih kalah dibandingkan dengan Singapura karena itu harus dibuat semacam advokasi atau pengamanan untuk rakyat sehingga tidak kalah bersaing, selain itu kehadiran Badan Ekonomi Kreatif (BEK) juga belum berjalan," jelas politisi Gerindra itu, Jumat (12/6).

Menurutnya, struktur BEK sampai sekarang juga belum berjalan sehingga program anggaran sebesar Rp 1,5 triliun masih mandek. "Kami juga akan terus mendorong pembahasannya jangan sampai dana itu tidak terserap, dimana aseharusnya leading operasionalnya itu adalah Badan Ekonomi Kreatif harus segera berjalan," ujar Sutan Adil.
 

 
Dia menambahkan, BEK harus segera berkordinasi dengan Menpan RB untuk percepatan organisasi di tubuh badan itu.
 
Sutan Adil juga menambahkan, bangsa Indonesia itu memiliki keunggulan budaya dibandingkan negara lainnya. Hal itu dapat menjadi kekuatan untuk mendongkrak ekonomi. "Saya khawatir SDM kita rendah sehingga kita tidak dapat menjadi tuan di negeri sendiri," paparnya.
 
Oleh karena itu, lanjut Sutan Adil, perlu segera dibuat payung hukum dan menyusun sertifikasi agar SDM Indonesia dapat bersaing ketat dengan SDM luar negeri." Semoga hal ini dapat menjadi bahan masukan kedepan," terangnya.
 
Indonesia lanjutnya, perlu menyusun produk UU yang dapat melindungi produk dalam negeri dan tenaga kerja. "Tenaga kerja banyak namun sebagian besar berpendidikan rendah tentunya akan kalah dibandingkan SDM luar," tukas Sutan Adil seperti dilansir dari laman dpr.go.id. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya