Berita

Muhammad Syukur Algoodry/net

Soal Pupuk, Petani Lebih Suka Subsidi Harga Ketimbang Subsidi Barang

JUMAT, 12 JUNI 2015 | 06:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tim Kerja Advokasi Pupuk Bersubsidi Komite II DPD RI mendesak Pemerintah untuk mengalihkan anggaran untuk memproduksi pupuk bersubsidi dan mengawasi distribusi pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian. Pupuk merupakan salah satu sarana produksi pertanian yang berperan penting mendukung program ketahanan pangan nasional, sehingga ketersediaannya adalah mutlak.

Sampai saat ini, Pemerintah masih memberikan subsidi pupuk kepada petani agar harganya rendah ketimbang harga pupuk untuk sektor perkebunan dan industri. Penyalurannya untuk kegiatan usaha budidaya tanaman yang dilakukan petani, pekebun, dan peternak, bukan usaha yang dilakukan perusahaan perkebunan, perusahaan tanaman pangan, perusahaan holtikultura, atau perusahaan peternakan.

Tim Kerja Advokasi Pupuk Bersubsidi Komite II DPD mendesak Pemerintah untuk mengalihkan anggaran untuk memproduksi pupuk bersubsidi ke subsidi harga komoditas pertanian. Subsidi harga ini lebih menjamin pengalokasiannya benar-benar sampai ke petani.


"Petani lebih suka subsidi harga ketimbang subsidi pupuk. Selama ini, subsidi pupuk justru menyebabkan kelangkaan pupuk di pasaran," ujar Ketua Timja Advokasi Pupuk Bersubsidi Komite II DPD Muhammad Syukur Algoodry (senator asal Jambi) dalam rilisnya, Jumat (12/6).

Dia menyinggung temuan Timja di lapangan setelah bertemu kelompok tani di Aceh dan Bali, serta kunjungan kerja (kunker) ke PT Petrokimia Gresik tanggal 11-13 Mei 2015 dan PT Pupuk Iskandar Muda tanggal 27-29 Mei 2015.

Jika tidak mengalihkannya ke subsidi harga komoditas pertanian, Pemerintah bisa mengalihkannya untuk anggaran pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah pedalaman, yang mendukung kegiatan produksi dan distribusi hasil pertanian. Pembangunan infrastruktur seperti jalan/jembatan dan irigasi akan membuka akses petani ke pasar yang sulit.

"Petani banyak menderita karena dikuasai tengkulak. Itu dampak akses pasar yang sulit. Pasar dimonopoli oleh tengkulak yang terus menerus terjadi. Akses ke pasar yang terbuka akan terasa manfaatnya. Petani pun makin mandiri," imbuh Syukur Algoodry.

Kegiatan lain adalah anggaran yang mendukung program pendidikan dan pelatihan di bidang pertanian. Pengetahuan dan keterampilan sumberdaya manusia yang rendah merupakan kendala pembangunan pertanian. Karena tingkat pengetahuan dan keterampilan yang rendah, petani memerlukan pendidikan dan pelatihan.

"Pengetahuan dan keterampilan yang praktis, yang langsung berhubungan dengan aktivitas usaha petani," tukas Syukur Algoodry. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya