Berita

Jennifer Lopez/net

Blitz

Jennifer Lopez, Pamer Bokong Terancam Dibui

KAMIS, 11 JUNI 2015 | 09:11 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jennifer Lopez (Jlo) digugat karena dianggap terlalu seksi saat mengisi acara Mawazine World Rhythms International Music Festival di Rabat, Maroko, pada 29 Mei lalu.

Pada acara tersebut, Jlo mengenakan bodysuit, stoking fishnet transparan dan boots dengan hak stiletto. Penampilannya bahkan disiarkan televisi nasional setempat, channel 2M.

Menurut laporan TMZ, sebuah kelompok edu­kasi di negara tersebut pun menggugat sang diva karena telah "mengganggu ketertiban umum dan menodai kehormatan wanita".


Sementara menurut BBC, Perdana Menteri Maroko Abdelilah Benkirane juga memer­intahkan investigasi terhadap penyiaran tersebut. Dia mendeskripsikan tayangan itu telah melanggar hukum audiovisual di negara Maroko, sekaligus mengatakan tayangan terse­but "sangat seksual", "penyimpangan yang serius", dengan menampilkan "adegan yang tidak terpuji".

Dia mengkritik penampilan Jlo yang terlalu seksual dan provokatif terhadap nilai moral dan agama masyarakat Maroko.

Perdana Menteri juga akan melakukan tinda­kan hukum terhadap pihak-pihak yang bertang­gung jawab atas tayangan tersebut.

Adapun Al-Arabyia News melaporkan bekas istri Marc Anthony ini bisa dijatuhi hukuman hingga dua tahun penjara, jika terbukti ber­salah.

Akibatnya, para anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan, yang memerintah dengan aliran Islam konservatif, marah dan melimpahkan kesalahan pada Menteri Komu­nikasi, Mustapha Khalfi, karena mengizinkan penampilan sang diva ditayangkan di TV.

Khalfi pun diminta untuk mundur dari jabatan­nya, namun ia menolak dan memutuskan untuk menggelar rapat dengan pihak TV.

"Apa yang telah disiarkan sangat tidak bisa diterima dan melanggar hukum siaran," kicau Khalfi.

Tak hanya Jlo, Pharrell Williams dan Usher juga turut menghibur para penggemar di Festival Mawazine. Placebo dan Maroon 5 menyusul untuk tampil beberapa hari setelahnya. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya