Berita

Hendri Satrio/net

Survei KedaiKOPI: Bongkar Isu Mafia Sepakbola Sebelum Buat Federasi Baru

MINGGU, 07 JUNI 2015 | 13:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Setelah PSSI dibekukan Menpora Imam Nahrawi dan Indonesia dihukum FIFA, masyarakat menginginkan supaya dugaan mafia sepakbola di tanah air segera dibongkar. Setelah itu, barulah federasi yang baru dibentuk.

Demikian hasil polling terbaru Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (kedaiKOPI), yang dilakukan 2 hingga 7 Juni 2015, terkait kondisi terakhir polemik sepakbola Indonesia setelah dijatuhkan sanksi oleh FIFA pada 30 Mei lalu.

Jurubicara KedaiKOPI, Hendri Satrio menerangkan, masyarakat sendiri terbelah dalam menyikapi hukuman dari FIFA tersebut. Sebagian mendukung langkah Menpora untuk mereformasi total sepakbola termasuk di tubuh federasi, sebagian yang tetap menghendaki sepakbola diurus sepenuhnya oleh PSSI.


"Dalam kondisi yang 'beku' ini, mayoritas pengunjung situs berharap agar dugaan adanya mafia sepakbola dapat segera dibongkar. Setelah itu, barulah dibentuk federasi baru. Dari total 735 suara, yang memilih opsi ini sebanyak 377 atau 51,29 persen," sebut Hendri Satrio kepada redaksi, Minggu (7/6).

Suara terbanyak kedua, 246 (33,47 persen) lanjut dia, adalah pengunjung situs yang menginginkan federasi baru dibentuk dengan orang-orang baru di dalamnya. Hanya 70 suara (10,34 persen) yang berharap urusan sepakbola dikembalikan kepada PSSI dengan pengurusnya yang lama. Sisanya, 36 suara (4,9 persen), memilih jawaban apatis "terserah, yang penting juara".

"Saat ini publik menginginkan tindakan nyata. Selama ini isu mafia sepakbola, match fixing, selalu sebut-sebut sebagai biang kehancuran sepakbola Indonesia, tapi siapa pelaku-pelakunya, siapa-siapa yang terlibat, belum pernah terungkap," beber Hendri Satrio.

Baru-baru ini sejumlah petinggi FIFA ditangkap polisi dan FBI di Swiss. Artinya, dugaan bahwa FIFA selama ini adalah sarang korupsi dan praktek bisnis yang kotor mulai terkuak.

"Melalui hasil polling masyarakat dicitrakan berharap dugaan pembongkaran dugaan mafia juga bisa dilakukan Indonesia," demikian Hendri Satrio.

KedaiKOPI telah menggelar beberapa survei tatap muka di beberapa Provinsi di Indonesia tentang kepuasan terhadap kinerja lembaga negara seperti Presiden, DPR, DPD, Pemerintah Provinsi termasuk Partai Politik dan Menteri Kabinet Kerja.

KedaiKOPI juga beberapa kali menggelar polling melalui situs www.unegunegpolitik.com dan ‎www.kedaikopi.co seperti wacana perombakan kabinet, kinerja kabinet, jatah komisaris relawan, sikap Menteri Pemuda dan Olahraga terhadap PSSI serta figur kepala daerah yang berpotensi menjadi pemimpin nasional.

KedaiKOPI merupakan lembaga diskusi dan kajian yang menghimpun dan menyuarakan opini publik terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. Hasil kajian ini diharapkan bisa menjadi masukan bagi semua stake holder di masyarakat dalam mengambil kebijakan-kebijakan yang terkait dengan kepentingan publik. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya