Berita

ilustrasi/net

ACT Kebut Pembangunan Hunian Rohingya di Aceh Sebelum Ramadhan

MINGGU, 07 JUNI 2015 | 06:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tim Kemanusiaan ACT untuk Rohingya di Aceh Utara bergegas menyiapkan integrated community shelter (ICS) Rohingya, begitu Pemkab Aceh Utara memberi kabar kepastian menyediakan lahan.

"Tanah seluas 4 hektar dari 5 hektar yang disiapkan, sudah kami siapkan desainnya untuk 120 unit shelter pertama," kata Mohammad Noor Solikin, ketua tim pelaksana pembangunan shelter, jelang briefing pra-pembangunan, di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (5/6) lalu.

Shelter, menjadi topik penting yang tak boleh tergeser rencana lain. "Ramadhan kian dekat. Kami ingin merespon harapan besar rakyat Aceh agar pada bulan suci nanti, shelter bisa menjadi hunian nyaman saat Muslim Rohingya menjalani ibadah puasa dan semua rangkaian amal-amal lain di bulan suci ini," ungkap Noor, entrepreneur muda asal Jogjakarta yang sudah berulang kali terlibat pembangunan prasarana fisik pascabencana termasuk shelter terpadu.


Noor menjelaskan, kalau hanya berhitung jumlah Rohingya pencari suaka yang kini ada di wilayah Aceh Utara, 120 pintu atau unit shelter, masih lebih. Pihaknya, sebagai pelaksana program ACT yang disokong penuh Pemkab Aceh Utara, membagi blok shelter menjadi tiga.
"Pertama, blok laki-laki; kedua, blok perempuan, dan ketiga blok yang dihuni anak-anak yang ada keluarganya. Pemilihan ini berdasarkan data komposisi pencari suaka ini, yang tidak semuanya keluarga utuh," jelas Noor dalam keterangannya.

Untuk jumlah Muslim Rohingya yang ada di Kuala Cangkoy, shelter yang disiapkan malah lebih. "Ini mengantisipasi kalau ada tambahan pencari suaka dari wilayah lain," jelas Noor.

Dalam urusan implementasi, pihaknya berkomitmen melibatkan relawan tukang setempat, selain relawan tukang yang sudah berpengalaman kerja fisik dengan ritme "ACT". "Sesuai namanya, aksi-cepat-tanggap, kami berusaha mewujudkan shelter dan pendukungnya, seperti taman, masjid, klinik, ruang belajar, tempat pertemuan bersama, dan sentra pemberdayaan ekonomi, dengan standar mutu dan kecepatan ACT," kata Noor.

Integrated Community Shelter Rohingya di Aceh Utara, wahana kepedulian bersama, memadukan kebersamaan masyarakat sipil baik personal, komunitas maupun lembaga dengan pemerintah, dalam hal ini Kabupaten Aceh Utara.

"Mohon doa, kerja keras relawan-relawan tukang, bisa sesuai target. Suhu udara siang hari di Gampong Blang Adoe, dan umumnya kawasan Aceh Utara ini mencapai 35-40 derajad. Kami akan lebih banyak bekerja setelah maghrib, saat udara lebih bersahabat. Prinsipnya, tim konstruksi akan all out, siap bekerja siang dan malam mengejar sebelum Ramadhan bisa rampung," tutur Noor. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya