Berita

SPG PRJ, Honor Besar Tubuh Lemas

KAMIS, 04 JUNI 2015 | 19:29 WIB | LAPORAN:

. Membandingkan gaji pegawai dengan sales promotion girl (SPG) di event ibarat bumi dan langit. Hal ini menjadi daya tarik bagi mereka yang ingin mendapatkan penghasilan besar.

Namun jangan salah mengira, bahwa dibalik honor yang besar itu para spg harus bisa bertahan melakukan pekerjaannya.

Seperti yang dilakukan spg sebuah minuman susu di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran. Awalnya, ia mengaku senang bisa bekerja di perusahaan makanan terbesar di Indonesia itu.


"Saya senang saja bisa jadi spg, karena honornya lebih besar daripada karyawan," ujar Evelien di lokasi pameran, Kamis (4/6) malam.

Ternyata, katanya, pekerjaan yang dilakoni membuat dia tersiksa. Karena untuk beristirahat hanya diberi waktu 10 menit saja. Padahal dia harus bekerja mulai pukul 15.00 WIB ampai pukul 23.00 WIB. Bayangkan, selama delapan jam harus berdiri menjajakan dagangannya.

"Parah, kami hanya diberi waktu 20 menit hanya untuk makan. Sedangkan perusahaan yang lain diberi waktu 1 jam untuk istirahat," katanya.

Sialnya, kata gadis yang tinggal di kawasan Kalibata ini, untuk sehari dia dan timnya dipaksa memenuhi target Rp20 juta untuk 1 tim. Dari 7 tim ini masing-masing terdiri 5 orang.

Sedangkan susu yang dia jual bersama temannya antara Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Sayangnya, berapa honor yang didapat Evelien tidak mau menyebut nilainya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya