Berita

foto:net

Presiden Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Penimbun BBM dan Pangan

KAMIS, 04 JUNI 2015 | 00:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo tegas saat memimpin rapat terbatas yang membahas membahas ketersediaan stok dan harga pangan selama bulan ramadhan maupun lebaran, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/6).

Selain meminta jajaran pemerintah agar cepat dan tanggap dalam menangani setiap pergerakan kenaikan harga kebutuhan pokok, Jokowi juga memerintahkan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel agar melakukan pemantauan pasar, pemantauan harga dan kalau ada masalah segera ditemukan solusi untuk menangani.

"Kalau perlu, kalau diperlukan lakukan operasi pasar," tegas Kepala Negara.


Tidak berhenti di situ, dalam rapat terbatas itu Jokowi juga memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk menindak tegas siapapun yang menimbun, baik yang berurusan dengan bahan bakar miyak (BBM), maupun yang berurusan dengan kebutuhan pokok.

"Betul-betul jangan diberikan ruang untuk para spekulan yang mau mengambil keuntungan," pinta Presiden.

Sebelumnya Jokowi mengemukakan, bahwa gejolak harga dan ketersediaan pangan merupakan isu yang paling krusial, dan tiap tahun selalu ada. Karena itu, ia meminta kepada jajaran pemerintahan agar cepat dan tanggap dalam menangani setiap pergerakan kenaikan, karena bulan Mei kemarin, inflasinya sangat tinggi 0,50 persen.

Seperti dikutip dari Humas Setkab, rapat terbatas itu diikuti oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Menseseg Pratikno, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Bulog, dan Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya