Berita

Ahmad Riza Patria/net

Politik

Revisi UU Pilkada Jalan Terus Meski Golkar dan PPP Islah

RABU, 03 JUNI 2015 | 04:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Proses pengadilan terkait sengketa Partai Golkar dan PPP tak menghalangi jalannya revisi UU Pilkada di DPR RI. Bahkan dalam pekan ini draft revisi yang diusulkan 27 anggota Komisi II akan masuk ke Badan Legislasi (Baleg) DPR.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Ahmad Riza Patria menyebutkan proses revisi terus berjalan karena tidak tergantung pada islah tidaknya Golkar maupun PPP. Sebab, semangat revisi UU Pilkada tidak hanya masalah sengketa kepengurusan partai tapi ada hal lain yang perlu disempurnakan.

"Prosesnya sudah selesai di Komisi II, kemudian sudah masuk ke pimpinan DPR. Jadi minggu ini masuk Baleg dulu. Kemudian baru Bamus (Badan Musyawarah) dan paripurna. Baru nanti dibicarakan dengan pemerintah," kata Riza saat dihubungi, Selasa (2/6).


Politikus Gerindra ini optimis revisi berjalan sesuai rencana. Apalagi waktu yang tersisa masih cukup karena revisi tersebut bisa dituntaskan dalam 2-3 minggu. Karena itu tidak ada masalah dengan revisi bila dikaitkan dengan tahapan Pilkada yang sedang berjalan.

"Tidak ada masalah sebenarnya. Kalau memang urgen pemerintah yang keluarkan Perppu. Ini kan DPR belum ketemu secara khusus bahas materi-materi. Nanti kalau sudah selesai di DPR, baru disampaikan ke pemerintah. Ini loh materi dan subtansinya yang perlu direvisi," jelasnya seperti dikabarkan JPNN.

Diakui Riza, bahwa selama ini masyarakat menilai revisi tersebut hanya untuk mengakomodir dua partai, Golkar-PPP, padahal tidak. karena ada poin penting lain yang perlu direvisi, salah satunya masalah anggaran Pilkada. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya