Berita

Aisyiyah Desak Elit DKI Terbitkan Perda/Pergub Penanggulangan TB

RABU, 03 JUNI 2015 | 00:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebagai upaya memperjuangkan DKI Jakarta yang sehat dan bebas TB atau Tuberculosis atau TBC, Pimpinan Wilayah Aisyiyah saat ini sedang melakukan advokasi di tingkat legislatif (DPRD) dan eksekutif (Gubernur). Aisyiyah mendorong terbitnya kebijakan baik Perda maupun Pergub penanggulangan TB. Pasalnya, meski kasus TB di DKI sangat tinggi, namun hingga saat ini belum Perda maupun Pergub tentang itu.

"Melihat fakta sejarah yang demikian, Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta tergerak untuk melakukan advokasi di DKI Jakarta," ujar Ketua Umum  Aisyiyah DKI Jakarta Dr. Maisaroh Ali, M.Ag dalam rilisnya, Rabu (3/6).

TB merupakan penyakit menular yang umum, dan dalam banyak kasus bersifat mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai strain mikobakteria, umumnya mycobacterium tuberculosis. TB biasanya menyerang paru-paru, namun juga bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya. TB menyebar melalui udara ketika seseorang dengan infeksi TB aktif batuk, bersin, atau menyebarkan butiran ludah mereka melalui udara.


"Di Indonesia catatan sejarah menyebutkan bahwa pejuang kemerdekaan seperti Jenderal Besar Sudirman, penyair Chairil Anwar diketahui meninggal akibat TB. Kini, setelah 70 tahun Indonesia merdeka, setelah para tokoh pendirinya banyak yang meninggal akibat TB, Indonesia hingga saat ini masih belum dapat lepas dari cengkraman penyakit TB," sebut Maisaroh Ali.

Berdasarkan data dari World Health Organizations (WHO), Indonesia menduduki peringkat ke 3 negara dengan kasus TB terbanyak di dunia.

Pada tahun 2004, kata Maisaroh Ali, melalui majelis kesehatan, Aisyiyah mendirikan Community TB Care Aisyiyah yang secara khusus melakukan kegiatan penanggulangan penyakit TB di masyarakat.

Aisyiyah adalah organisasi masyarakat yang peduli terhadap isu-isu sosial, pendidikan dan kesehatan. Aisyiyah didirikan pada tanggal 19 Mei 1917. Aisyiyah merupakan organisasi otonom khusus dari Muhammadiyah, sebagai sarana bagi kader perempuan Muhammadiyah untuk berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang berpendidikan, sejahtera dan sehat.

Salah satu misi Aisyiyah adalah 'meningkatkan dan mengembangkan kegiatan dalam bidang-bidang sosial, kesejahteraan masyarakat, kesehatan, dan lingkungan hidup'. Melalui Program Community TB Care Aisyiyah, Aisyiyah turut membantu negara dalam menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat.

Maisaroh Ali menambahkan, setelah 11 tahun bergerak menanggulangi TB di DKI Jakarta, Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta bermitra dengan Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU dan Universitas Yarsi. TB Care Aisyiyah DKI Jakarta menghimpun Tujuh Fakta TB mencengangkan di DKI Jakarta.

Pertama, lebih dari 24.000 warga sakit TB, DKI Jakarta peringkat dua sebagai propinsi dengan kasus TB terbanyak di Indonesia. Kedua, angka keberhasilan (succes rate) 77 persen, DKI gagal penuhi target (succes rate 85 persen) penanganan TB sesuai standar WHO. Ketiga, potensi penularan 1 : 10-15 orang, sebanyak 240.000 warga DKI terancam TB. Keempat, pengobatan lama (6-8 bulan untuk TB reguler, 18-24 bulan untuk TB MDR). Kelima, biaya mahal. Keenam, DKI Jakarta Masih bergantung dengan bantuan donor asing yang segera berakhir. Ketujuh, DKI Jakarta belum pernah menerbitkan Perda/Pergub khusus penanggulangan TB. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya