Berita

ilustrasi/net

Reformasi Birokrasi Cenderung Abaikan Aspirasi Daerah

SELASA, 02 JUNI 2015 | 00:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dalam rangka turut mendorong keberlanjutan program reformasi birokrasi oleh pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Kemitraan untuk Pembaruan Tata Pemerintahan di Indonesia melalui Program Reform the Reformers Continuation (RTRC-Kemitraan) akan menyelenggarakan Jambore Reformasi Birokrasi yang akan menjadi forum untuk mempertemukan pelaku dan pengalaman reformasi birokrasi di daerah dengan pemangku kepentingan reformasi birokrasi di tingkat nasional.

Kegiatan yang akan diselenggarakan di Hotel Milenium Jakarta pada 3 sampai 5 Juni 2015 ini diharapkan akan membantu lahirnya perspektif dan pendekatan baru yang lebih komprehensif dalam hal ini lebih akomodatif terhadap aspirasi daerah dan masyarakat sipil bagi pemerintahan baru dalam menjalankan reformasi birokrasi.

Team Leader RTRC-Kemitraan, Rizal Malik menyatakan pihaknya selama ini menemukan gejala terjadinya pelambatan atau bahkan kemandegan proses reformasi birokrasi sejak setahun lebih yang lalu yang ditengarai terjadi akibat adanya tumpang tindih peraturan perundangan di pusat dan daerah terkait reformasi birokrasi.


"Terjadinya tumpang-tindih itu terjadi, antara lain, karena peraturan dan panduan program reformasi birokrasi di tingkat nasional cenderung disusun secara sentralistik," ungkapnya dalam rilisnya.

Sementara, selain pentingnya mengakomodasi dinamika sosial-politik dan semangat desentrasilasi di daerah, dari temuan-temuan di 8 daerah yang menjadi pilot program RTRC selama 7 bulan terakhir mengemuka pengalaman-pengalaman keberhasilan reformasi birokrasi di berbagai bidang layanan publik di daerah yang berbanding lurus dengan tingkat partisipasi masyarakat sipil. Melibatkan masyarakat sipil, karenanya, juga merupakan isu krusial yang harus diperhatikan pemerintahan baru dalam melanjutkan program reformasi birokrasi.

Di sisi lain, kata Rizal Malik, tekad Pemerintahan pasangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membangun tata pemerintahan yang bersih dan efisien sebagai sebuah momentum berharga untuk mendesakkan seluruh pengalaman RTRC-Kemitraan agar program reformasi birokrasi yang diusungnya menjadi lebih implementatif. Terlebih, di tataran kebijakan, telah ada berbagai produk perundangan dan peraturan yang memadai dengan puncaknya berupa penetapan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang menjadi pondasi bagi pengembangan birokrasi yang modern, bersih dan berintegritas.

Selain dihadiri para pemangku kepentingan reformasi birokrasi di tingkat nasional, Jambore ini akan dihadiri oleh para perwakilan-perwakilan daerah, terutama dari daerah yang menjadi pilot program RTRC-Kemitraan yaitu Kabupaten Jayapura (Papua), Kota Mataram (NTB), Kota Banda Aceh (DI Aceh Darussalam), Kota Makasar dan Kabupaten Maros (Sulawesi Selatan), Kota Semarang dan Surakarta (Jawa Tengah), Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang (Jawa Barat), Kota Pontianak dan Kabupaten Kayong Utara (Kalimantan Barat), Kota Surabaya dan Kabupaten Malang (Jawa Timur).

"Di daerah-daerah tersebut, RTRC-Kemitraan bersama organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Tim Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil (CSO) dan pemerintah daerah telah mulai mengembangkan desain pelayanan dasar yang lebih baik, mengembangkan instrumen pengawasan warga atas kinerja pelayanan publik, dan lainnya," ujar Rizal Malik.

Dokumen temuan-temuan Koalisi CSO dan contoh-contoh keberhasilan perbaikan pelayanan publik di 8 daerah tersebut juga akan dipamerkan selama berlangsungnya Jambore RB. Pameran diharapkan mampu memperkuat penegasan pesan dari daerah dan masyarakat sipil kepada Pemerintah Pusat untuk keberlanjutan reformasi birokrasi.

Berbagai isu krusial lain terkait reformasi birokrasi juga akan menjadi agenda pembahasan Jambore RB, antara lain, tentang isu 'masa depan kepemimpinan reformasi birokrasi nasional' yang akan menjadi salah satu tema diskusi panel pada hari pertama.

Setelah diskusi lanjutan dan focus group discussions di hari kedua tanggal 4 Juni, Jambore RB hari terakhir akan diisi talkshow dengan tema 'Menegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi Pemerintahan Baru' dengan narasumber mantan Wakil Presiden Boediono, Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI Luhut B Panjaitan, dan mantan Wakil MenPAN-RB Prof Eko Prasojo. Disusul dengan pembacaan rumusan Pesan Daerah dan Masyarakat Sipil untuk Keberlanjutan Reformasi Birokrasi Nasional, Jambore RB 2015 akan ditutup dengan closing speech oleh mantan Ketua Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional Erry Ryana Hardjapamekas. [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya