Berita

Basuki Hadimuljono/net

Menteri Basuki Apresiasi SMF Kucurkan Rp 1,5 Triliun untuk Program Sejuta Rumah

KAMIS, 28 MEI 2015 | 07:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPUPR) Basuki Hadimuljono menyambut baik langkah PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menyalurkan dana sebesar Rp 1,5 triliun kepada Bank BTN dalam bentuk pinjaman untuk mendukung program Sejuta Rumah.

Menurutnya, kerja sama SMF dan BTN merupakan langkah maju untuk penyediaan dana percepatan program Sejuta Rumah.

"Dengan kucuran dana ini, saya yakin program Sejuta Rumah, semakin mudah diwujudkan. Terlebih REI (Real Estat Indonesia) juga sudah menyatakan dukungannya," kata Menteri Basuki dalam keterangan persnya, Kamis (28/5).


Kemarin, Menteri Basuki melakukan pertemuan dengan pihak SMF dan BTN. Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo yang ikut dalam pertemuan itu menegaskan tekad pemerintah untuk mensejahterakan rakyat, salah satunya adalah dengan penyediaan rumah murah.

"Dukungan bank, seperti BTN ini sangat penting. ke depan kita berharap akan semakin banyak warga mendapatkan rumah murah," katanya.

Direktur Utama PT SMF Raharjo Adisusanto menerangkan, pinjaman itu adalah terbanyak setelah pencanangan program Sejuta Rumah.

Menurutnya, kerjasama dengan BTN merupakan langkah SMF mendukung penyaluran pembiayaan KPR. Sejak 2012, SMF telah menyalurkan dana program financing total Rp 3 triliun untuk debitur KPR 70.188 debitur.

Sejak 2006 hingga 31 Desember 2014, pinjaman SMF ke BTN Rp 6,4 triliun dengan outstanding Rp 4 triliun. Ini merupakan pinjaman terbesar dari total pinjaman SMF sebesar Rp 11,1 triliun yang tersebar di beberapa bank.

"Khusus BTN, dengan tambahan Rp 1,5 triliun, total outstanding menjadi Rp 5,5 rriliun," kata Raharjo.

Sejuta Rumah adalah program yang dicanangkan Presiden Joko Widodo 29 April lalu. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya