Berita

Kartika Putri/net

Blitz

Kartika Putri, Minta Bukti Bisa Ditiduri

RABU, 27 MEI 2015 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Isu prostitusi artis papan atas juga bikin pusing Kartika Putri. Artis dan presenter bertubuh adu­hai ini sampai harus berkonsultasi kepada pihak kepolisian karena merasa namanya ikut terseret dengan prostitusi.

"Aku ke Polda (Metro Jaya). Aku belum lapor kok. Aku masih konsultasi saja," kata Kartika.

Meski mengaku baru sekadar berkonsultasi kepada aparat penegak hukum, Kartika sudah meminta dua kuasa hukumnya, Lidya Wongsone­goro dan Brian Praneda, untuk mendampinginya. Dijelaskan Kartika, kegelisahannya itu berawal dari beredarnya 'screen capture' sebuah percaka­pan antara sang mucikari, RA alias Obbie, yang mengikutsertakan nama Kartika Putri.


"Aku sih nggak tahu capture BBM itu darimana. Apalagi ada salah satu media cetak yang munculin capture-an itu," sesal pemain film Perempuan di Rumah Angker dan Samudra Hotel ini.

Dara yang ngetop lewat logat medok khas Tegal itu meminta saran kepada pihak kepolisian, agar namanya tak lagi disangkutpautkan.

"Makanya aku konsultasi masalah itu baiknya bagaimana. Ini masih konsultasi saja." "Kalau tercemar pasti tercemar. Di sini keluarga aku juga pada nanyain benar atau nggak. Kasihan keluarga aku di sini," imbuh Kartika.

Bahkan, Kartika menantang pihak yang mengaku pernah memakai 'jasa' sampingan alias menidurinya untuk mengaku.

"Aku akan bayar dua kali lipat kalau ada yang pernah pakai aku," ungkapnya.

"Itu pertanggungjawaban. Itu nggak benar sama sekali," sambung Kartika.

Cewek kelahiran Palembang 20 Januari 1991 ini mengaku sama sekali tak kenal dengan sosok Obbie. Ia juga tak mau mencari sensasi dari kasus prostitusi tersebut. "Tidak kenal dan tidak tahu dia siapa. Aku juga nggak pakai Blackberry ya beberapa tahun ini," kelitnya.

Hampir sebulan Robbi Abbas sang mucikari artis ditahan. Robbi sudah menunjuk pengacara, Pieter Ell untuk penangguhan penahanan. Tapi menurut Pieter, agar kasus ini bisa diusut sampai tuntas, ia meminta seluruh artis 'anak asuh' sang klien diperiksa.

"RA mucikari. Ada yang menjajakan. Saya minta ada nomor kontak itu dipanggil semua. Beritahu penyidik. Penegakan hukum jangan tebang pilih. Jangan RA jadi tumbal, karena artis-artis ini bukan anak kecil lho. Punya akal sehat yang tidak mungkin dalam tekanan (ikut prostitusi)," terang Pieter di Polres Jakarta Selatan, kemarin. Menurut dia, artis yang ikut bekerja dengan Robbi juga turut punya andil prostitusi justru masih jadi penyakit di negeri ini. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya