Berita

ilustrasi/net

Nusantara

300 Hektar Sawah di Lamongan Terancam Gagal Panen

SELASA, 26 MEI 2015 | 08:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Petani padi yang berada di lima desa di Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur terancam gagal panen karena kesulitan mendapatkan pasokan air untuk mengairi tanaman padi yang sudah berusia dua bulan lebih.

Suhud, salah satu petani setempat yang juga Kordinator Petani Kecamatan Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) salah satu organisasi relawan Jokowi-JK mengatakan, ada lima desa dengan areal persawahan seluas 300 hektar di sekitar Waduk Caling Kecamatan Sugio yang terancam gagal panen. Yakni Desa Kedungbanjar, Karangsambigalih, Bedingin dan Desa Kedungdadi.

Menurut Suhud, kondisi kekeringan seperti ini seharusnya bisa diantisipasi jika pemerintah daerah dan pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian melakukan revitalisasi Waduk Caling yang sudah bertahun-tahun tidak berfungsi alias terlantar.


JAMAN dan kelompok tani pernah melaporkan kondisi waduk caling yang terlantar kepada Dinas Pengairan tapi tidak ada tindak lanjut upaya revitalisasi waduk dari pemerintah daerah dan Pusat (Kementan).

"Saat ini yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah dan pusat agar petani terhindar dari bencana gagal panen adalah memberikan bantuan pompanisasi dari waduk gondang, karena hanya ini jalan keluarnya," imbuh Suhud dalam rilisnya, Selasa (26/5).

Suhud mengungkapkan, jika dalam waktu dekat tidak ada hujan dan tidak ada bantuan pompanisasi, maka dipastikan petani akan mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah karena setiap hektare petani harus mengeluarkan modal lebih dari 10 juta untuk mengolah sawahnya.

Ketua Umum JAMAN A. Iwan D Laksono menambahkan, situasi itu bisa terjadi di beberapa daerah di Indonesia apabila tidak cepat jadi perhatian pemerintah. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya