Berita

Teten Masduki

Wawancara

WAWANCARA

Teten Masduki: Tugas Kami di Belakang Layar, Siapkan Bahan Sebelum Disampaikan ke Publik

SENIN, 25 MEI 2015 | 08:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kebijakan Presiden Jokowi membentuk Tim Komu­nikasi Kepresidenan menuai banyak tanya. Apa tugas­nya? Samakah dengan Juru Bicara?

Memang sebelumnya ban­yak pihak mendesak Presiden Jokowi membentuk Juru Bicara (Jubir) untuk menghindari silang pendapat yang sempat terjadi antar menteri dan Presiden.

Namun pilihan Presiden Jokowi ternyata bukan sekadar Jubir, tapi Tim Komunikasi Kepresidenan. Tim ini diisi oleh Teten Masduki dan Sukardi Rinarkit.


Teten Masduki kepada Rakyat Merdeka menjelaskan, Jubir dan Tim Komunikasi Kepresidenan berbeda.

"Jubir kan hanya sebagai bagian dari saluran informasi yang ingin disampaikan Presiden. Tapi kalau ini kan lebih ke dapurnya," jelas Teten yang juga bekas petinggi Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

Berikut kutipan selengkap­nya;

Setelah beberapa hari bekerja sebagai Tim Komunikasi Kepresidenan, ngapain saja?
Kami lebih banyak bekerja di back office, di belakang layar untuk membantu Presiden me­nyiapkan bahan-bahan apa yang harus disampaikan ke publik, atau memilih mana yang tidak perlu.

Maksudnya?
Bagaimana pesan Presiden sampai ke masyarakat. Apa yang disampaikan Presiden diterima media dengan benar sampai ke masyarakat, saya kira itu fungsi kita.

Apa bedanya dengan Jubir?
Jubir hanya sebagai bagian dari saluran informasi yang ingin disampaikan Presiden. Tapi kalau ini lebih ke dapurnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya, seperti pesan-pesan yang perlu disampaikan pe­merintah atau Presiden kepada masyarakat.

Pesan itu tidak boleh salah, karena ini menyangkut kebi­jakan-kebijakan pemerintah yang harus diterima secara aku­rat oleh masyarakat.

Tujuannya agar tidak ada sim­pang siur, tidak ada perbedaan antara Presiden dengan penteri, atau menteri dengan menteri. Begitu saja sebenarnya tugas kami.

Berarti menganalisa apap­un yang akan disampaikan Presiden ke publik?

Itu sudah otomatis.

Bagaimana caranya agar tidak ada lagi silang pendapat antar menteri dan Presiden dalam menyampaikan infor­masi?
Kami berkoordinasi dengan kementerian, karena yang dis­ampaikan Presiden itu harus sejalan dengan apa yang men­jadi program kementerian dan lembaga.

Mengenai usulan revisi UU Pilkada dan UU Parpol, seberapa serius Presiden menolaknya?
Presiden kan sudah menden­garkan masukan dari Mahkamah Agung, MK, dan KPU, sehingga Presiden berkesimpulan dan ber­ketetapan untuk tidak merubah jadwal Pilkada. Karena ini akan berdampak luas.

Bagaimana nasib partai yang masih bersengketa?
Kalau ada masalah antara dua partai yang masih memiliki kepengurusan ganda, konsekue­nsinya mereka harus islah, su­paya penyelenggaraan Pilkada ini tidak mundur lagi dari jadwal Pilkada yang sudah ditentukan.

Apa Presiden akan turun tangan dalam hal islah?
Dalam hal islah, Presiden tidak mau ikut campur. Itu urusan par­tai masing-masing. Hanya kan Presiden ingin mengajak semua partai politik, ayo menyukseskan Pilkada serentak ini agar kualitas demokrasi menjadi lebih baik daripada Pilkada sebelumnya.

Saya kira kualitas demokrasi yang ditekankan Presiden ini penting untuk kita garisbawahi.

Sikap Presiden terhadap kebijakan KPU sejauh ini bagaimana?
Presiden memberikan dukun­gan kepada KPU untuk segera membuat regulasi-regulasi dan hal-hal teknis lainnya untuk penyelenggaraan Pilkada seren­tak. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya