Berita

bj habibie/net

Inilah yang Membuat Habibe Kecewa pada Jokowi

SENIN, 25 MEI 2015 | 01:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden ketiga RI BJ Habibie tidak dapat menutupi kekecewaannya. Pasalnya, Presiden Jokowi batal memenuhi undangan acara yang diselenggarakannya.

Itu adalah acara pengukuhan pendiri Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang diselenggarakan di rumah Habibie di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu malam (24/5).

Jokowi tiba-tiba membatalkan kedatangannya 30 menit sebelum acara dimulai. Acara itu harusnya mulai pukul 19.00 WIB. Namun, sempat molor dan pada akhirnya Jokowi membatalkan untuk hadir. Padahal sejam sebelumnya, paspampres dan protokoler istana sudah mempersiapkan kedatangan presiden.


"Saya mau minta maaf karena presiden tidak bisa datang. Setengah jam yang lalu beliau masih memastikan untuk hadir. Tetapi tiba-tiba beliau harus membatalkan, mendadak ada satu agenda yang tak dapat ditinggalkan," kata Habibie pada para tamu undangannya seperti dikabarkan JPNN.

Habibie tampak berusaha memahami kegiatan Jokowi tersebut. Meski ia tidak tahu alasan pasti Jokowi batal hadir. "Saya tidak tahu kenapa tapi ini urusan beliau," sambungnya.

Habibie lalu mengenang kembali dirinya ketika menjabat sebagai kepala negara. Meski hanya 570 hari menjadi presiden, ia mengaku berhasil mengatur jadwal dengan baik.

"Presiden selalu menghadapi ketidakpastian, tetapi sebagai seorang peneliti kalian tahu bagaimana menghadapi ketidakpastian. Seorang peneliti mampu membuat ketidakpastian menjadi terprediksi," ucapnya.

Jokowi sudah mengutus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan untuk menggantikannya. Namun, Anies tidak dapat hadir saat acara itu dimulai karena ia memiliki agenda lain. Anies datang beberapa menit setelah Habibie memulai kata sambutannya.

Tadinya kehadiran Jokowi sangat diharapkan karena ia diminta mengukuhkan Habibie serta mantan Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) (alm) Prof Samaun Samadikun dan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (mendikbud) (alm) Prof Fuad Hassan sebagai pendiri AIPI. Pengukuhan dilakukan dalam resepsi makan malam Silver Jubilee AIPI di kediaman Habibie tersebut.

Pengukuhan tersebut terlaksana setelah AIPI berdiri selama 25 tahun, sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 8/1990 tentang AIPI.

Dalam acara tersebut, dikukuhkan pula sepuluh orang AIPI Jubilee Member yang dinyatakan terpilih setelah proses penghitungan suara pada 14 April 2015. Mereka adalah Prof. Hendra Gunawan, Prof. Muladno, Prof. Djoko Tjahjono Iskandar, Prof. Endang Sukara, Prof. Armida Salsiah Alisjahbana, Prof. Dewi Fortuna Anwar, Prof. Ramlan Subakti dan Dr. Yudi Latif. [rus/jpnn]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya